KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

DPRD Dukung Sekolah Gelar Pesantren Kilat

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 05 Juni 2017 15:22
DPRD Dukung Sekolah Gelar Pesantren Kilat

Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Kota Parepare, Muh. Yusuf Nonci.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Kota Parepare melalui Komisi II, mendukung pihak sekolah pada semua tingkatan, untuk melaksanakan Pesantren Kilat dalam bulan suci Ramadhan ini.

Sekretaris Komisi II DPRD Parepare, Muh. Yusuf Nonci, mengatakan, bulan suci Ramadhan menjadi kesempatan bagi pihak sekolah, untuk konsentrasi memberikan pendidikan akhlak bagi para peserta didik, khususnya yang beragama Islam. Terlebih​, kata dia, jumlah waktu untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, hanya beberapa jam saja setiap pekannya.

Yusuf yang juga Legislator dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut, menjelaskan, dalam kegiatan Pesantren Kilat, para peserta didik bisa memperoleh materi tentang amalan-amalan​, dalam melaksanakan ibadah puasa. Apalagi, katanya, bisa menjadi ajang dalam mengasah para peserta didik, yang memiliki bakat pada lomba-lomba keagamaan.

“Selain itu, beberapa sekolah yang tinggal dalam satu komplek, juga bisa bekerjasama untuk menggelar Pesantren Kilat. Tentunya, menjadi momen untuk menjalin silaturahmi, dan membangun hubungan emosional yang baik, antar sesama sekolah,” katanya, Senin (05/06/2017).

Karenanya, lanjut Yusuf, masih banyak kesempatan bagi sekolah, untuk bisa melaksanakan Pesantren Kilat. Sehingga, para peserta didik tetap memperoleh pembelajaran di tengah-tengah​ waktu libur, utamanya untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

[NEXT-RASUL]

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare, Anwar Saad, mengemukakan, pihaknya juga sangat mendukung sekolah yang ingin melaksanakan Pesantren Kilat. Apalagi, kaya dia, dalam sepekan Ramadhan ini, beberapa sekolah telah, dan akan melaksanakan Pesantren Kilat.

Hanya saja, lanjut dia, pihak sekolah terlebih dahulu memastikan tenaga pengajar maupun peserta didik, siap untuk melaksanakan dan mengikuti Pesantren Kilat, serta tidak dilaksanakan dalam keadaan terpaksa. Sebab, tegasnya, dikhawatirkan jika pihak sekolah melakukan pungutan-pungutan kepada peserta didik, jika dipaksakan.

“Pesantren Kilat memang penting dalam pembentukan, maupun memberikan pendidikan karakter bagi peserta didik,” pungkasnya. (luk)


Tag
div>