SENIN , 20 AGUSTUS 2018

DPRD Enrekang Pertanyakan Survey Keperawanan Siswi

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 13 September 2015 13:40

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Data hasil survei yang diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan dr. Marwan Ganoko di hadapan sejumlah wartawan beberapa waktu lalu, tentang perilaku siswi yang sudah melakukan seks bebas, menuai kontroversi dan protes.

Hasil survey yang dilakukan Dinas Kesehatan Enrekang tersebut, mengungkapkan bahwa banyak siswi yang sudah tidak perawan di kabupaten penghasil sayur mayur.

Sejumlah kalangan menilai bahwa hasil survei yang dilansir Kadis kesehatan adalah survei abal-abal yang dipertanyakan validitas dan keakuratan metodologinya.

Kalangan anggota DPRD Enrekang juga mempertanyakan, bahkan meragukan validitas dan keakuratan survei Dinas Kesehatan yang dilaksanakan bulan Agustus lalu.

“Kami mempertanyakan survei pihak Dinas Kesehatan. Siapa tahu ada kesalahan teknis dan non teknis saat melakukan survei itu. Bisa saja anak-anak hanya iseng menjawab kusioner,” terang Wakil Ketua DPRD Arfan Renggong saat dikonfirmasi, Minggu (13/9).

Politisi Senior Partai Golkar ini juga mengatakan, andai saja survei itu benar dan akurat, namun dia mempertanyakan, apakah pantas seorang pejabat sekelas Pimpinan SKPD berkoar-koar di media mempermalukan daerahnya sendiri? Apakah tidak ada cara lain untuk menanggulagi dan mencari solusi bersama terkait pergaulan bebas yang kebablasan di kalangan pelajar?

Beberapa waktu lalu pihak Dinas kesehatan melansir hasil survei terhadap 150 siswa dari beberapa sekolah. Para siswa disodori 30 pertanyaan. Di antara soal yang diajukan adalah, apakah siswa pernah melakukan hubungan seks, dan apakah mereka tahu cara mencegah kehamilan?


div>