RABU , 26 SEPTEMBER 2018

DPRD Lamongan dan Belitung Berguru Pengelolaan Destinasi Wisata di Makassar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 23 Maret 2017 11:54
DPRD Lamongan dan Belitung Berguru Pengelolaan Destinasi Wisata di Makassar

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Konsep pengelolaan lokasi destinasi wisata di Kota Makassar dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), rupanya menarik perhatian DPRD Lamongan dan DPRD Belitung berguru ke Makassar.

Rombongan kedua institusi legislatif tersebut diterima Camat Ujung Pandang Zulkifli Nanda, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar, Lantai 9 Balaikota Makassar, Rabu (22/3).

Di depan rombongan DPRD Lamongan dan Belitung, Zulkifli memaparkan langsung materi terkait manajemen destinasi wisata Anjungan Pantai Losari dalam kaitannya terhadap peningkatan PAD Pemkot Makassar.

Ia menuturkan, pusat destinasi wisata dan space publik di Kota Makassar bisa dibilang keseluruhannya masuk ke dalam wilayah Kecamatan Ujung Pandang, diantaranya Anjungan Pantai Losari, Lapangan Karebosi, dan Benteng Rotterdam.

“Semenjak saya dilantik, sekarang semua kewenangan kebersihan dan pertamanan itu diserahkan ke pihak kecamatan, itulah kenapa kami yang mengelola Anjungan saat ini. Berbeda sebelum-sebelumnya, Anjungan dikelola oleh Pemkot langsung yakni Pariwisata dan Kebersihan,” jelas Zulkifli diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (23/3).

Dia melanjutkan, bahwa ketika ada event organizer yang sifatnya profit dan bertempat di Anjungan Pantai Losari, kegiatan itu harus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Ujung Pandang.

“Jadi nanti kita akan ukur seberapa luas area kegiatan yang akan digunakan pada acara mereka. Di Anjungan Losari sendiri terdapat 3 lokasi yang dapat digunakan, sehingga masing-masing lokasi tersebut akan menyesuaikan kemampuan budget panitia event organizer,” jelasnya.

Usai memaparkan hal-hal lainnya terkait pengelolaan destinasi wisata yang ada dalam wilayahnya, Camat Ujung Pandang menyerahkan cinderamata kepada DPRD Kabupaten Lamongan dan Belitung sebagai kenang-kenangan, serta rekaman video yang berisikan tentang aset wisata yang ada di Kota Makassar. (***)


div>