SENIN , 18 JUNI 2018

DPRD Minta Kualitas Guru Ditingkatkan

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 14 Mei 2017 18:25
DPRD Minta Kualitas Guru Ditingkatkan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Kaharuddin Kadir.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare harus berupaya meningkatkan dan menggenjot kualitas guru. Hal tersebut, kata Kahar, merupakan salah satu langkah dalam mewujudkan Parepare sebagai mercusuar pendidikan.

Dia mengatakan, selain peningkatan jenjang pendidikan, bakat dan kemampuan guru juga harus dipacu, untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Salah satu upayanya, katanya, Disdikbud meneropong letak kekurangan​ kualitas pendidikan di Kota kelahiran BJ. Habibie tersebut, yang bisa disinerjikan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Seiring perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi, motede belajar juga harus diubah. Jadi, guru harus lebih pandai dan kreatif melihat metode pembelajaran yang menyenangkan siswa, terlebih dalam memudahkan siswa untuk menerima materi yang diberikan,” katanya, Minggu (14/05/2017).

Dia menjelaskan, metode klasikal yang diterapkan selama ini, bisa ditambahkan dengan mencoba metode alam terbuka. Hal itu, lanjut dia, untuk mengurangi tingkat kejenuhan para peserta didik. “Paling tidak, ada satu mata pelajaran dilaksanakan di alam terbuka,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, guru juga harus lebih berinovasi dalam membekali peserta didiknya, untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Apalagi, tambah dia, kecanggihan teknologi yang ada, bisa dimanfaatkan dengan positif dan maksimal, dalam memberikan materi pembelajaran.

“Karena, salah satu indikator kualitas pendidikan, dilihat dari outputnya. Salah satu contoh misalnya, untuk tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), sejumlah kampus membuka jalur undangan bagi siswa, atau siswa yang lulus di Perguruan Tinggi Negeri,” terangnya.

Terpisah, Kepala Disdikbud Parepare, Anwar Saad, mengemukakan, saat ini tengah digencarkan program Guru Pembelajar dalam berbagai angkatan, yang berisi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan guru dan pendidikan, baik daerah maupun pusat secara terpadu.

“Guru sekarang juga membekali dirinya dengan informasi teknologi, untuk terus memperbarui informasi dan materi pelajaran. Karena, kami telah berikan pelatihan-pelatihan bimbingan teknologi, untuk kisi-kisi pelajaran maupun ujian,” jelasnya.

Dia menerangkan, terkait metode pembelajaran, saat ini diterapkan secara demokratis. Artinya, lanjut dia, guru dipersilahkan melakukan kesepakatan bersama para peserta didik, baik model maupun metode belajar yang lebih disukai dianggap lebih nyaman.

“Yang jelas, materi yang diberikan guru kepada siswanya, tidak keluar dari kurikulum yang telah ditetapkan,” tandasnya. (luk)


Tag
div>