RABU , 14 NOVEMBER 2018

DPRD Parepare Nilai Pengelolaan Anggaran Humas Sudah Rasional

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 26 September 2018 15:08
DPRD Parepare Nilai Pengelolaan Anggaran Humas Sudah Rasional

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir menganggap alokasi anggaran Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokoler Setdako Parepare sudah rasional.

Hal itu diungkap Kahar menyikapi adanya tudingan sejumlah oknum yang melaporkan tentang pengelolaan anggaran kehumasan.

Menurut Kaharuddin, sejauh ini Humas Pemkot Parepare sudah melaksanakan tugas dengan baik dan profesional sebagai instrumen pemerintah yang menangani bidang publikasi kinerja pemerintah.

“Kami lihat sejauh ini Humas Profesional. Mereka sudah melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik,” tegas Kaharuddin Kadir, Rabu, (26/9/2018).

Kaharuddin menganggap alokasi anggaran sebanyak Rp5,2 Milyar, itu sudah cukup rasional mengingat pentingnya penyebarluasan informasi dan publikasi kemasyarakat tentang kinerja Pemerintah Kota Parepare.

Selain itu kata dia, tantangan Bagian Humas ke depan cukup besar, karena lembaga tersebut harus bersaing melahirkan inovasi di bidangnya.

“Ke depan publikasi dan informasi ini harus lebih diperkuat dan diperluas. Banyak tantangan karena mereka juga dituntut untuk berinovasi,” tegas Kahar.

Kaharuddin juga menjelaskan, DPRD sangat memahami kebutuhan pemerintah kota akan pentingnya penyebarluasan informasi, sehingga dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Makassar dan Bantaeng anggaran Humas kita di Parepare justru masih di bawah mereka. Tapi kita bersyukur karena Humas Parepare mampu mengefesiensikan anggaran yang ada,” tandas Kaharuddin Kadir.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare Andi Nurhanjayani juga mengaku, telah membahas anggaran pada bagian Setdako Parepare.

Legislator Partai Demokrat itu mengungkapkan anggaran yang tercantum di RKPA Humas dan Protokoler mencapai Rp. 5,24 miliar dengan beberapa item sebagai program kerjanya.

Salah satunya, kata dia program kerjasama informasi dengan media massa yang jumlah anggarannya mencapai Rp 3,5 miliar.

“Saya kira sudah rasional. Kita berharap anggaran ini dimanfaatkan secara proporsional dan profesional, serta dikelola dan diorientasikan bagi kemanfaatan masyarakat,” ungkapnya. (*)


div>