KAMIS , 26 APRIL 2018

DPRD Sahkan Perda Izin Tertentu

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 18 September 2012 09:30

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Setelah dua tahun pembahasan, Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Makassar akhirnya mensahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Retribusi Perizinan Tertentu Kota Makassar, di ruang rapat badan anggaran (Banggar) DPRD, Senin (17/9) sekira pukul 16.45 Wita.  Pembahasan kali ini lebih difokuskan pada pasal 18, yakni poin mengenai izin tempat penjualan minuman beralkohol atau minuman keras (miras) yang sebelumnya ditentang mayoritas fraksi.

Di poin ini, Pansus menyepakati bahwa tempat penjualan minuman keras tidak boleh berada 200 meter dari tempat peribadatan, lembaga pendidikan/sekolah, dan rumah sakit, atau lokasi tertentu lainnya yang ditetapkan oleh peraturan Walikota Makassar.

Sri Rahmi, anggota fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengharapkan dengan disepakatinya perda ini peredaran miras dapat ditekan di Kota Makassar. “Insya Allah perda ini akan mempersempit ruang peredaran minuman keras, karena hampir tiap sudut kota berdiri mesjid, gereja dan sekolah.” ujarnya.

Begitupun harapan Zaenal Beta, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), “Semoga perda ini mampu mengurangi masalah sosial di masyarakat akibat meminum-minuman keras,” harap Zaenal.

Untuk diketahui, Ranperda Retribusi Perizinan Tertentu mengatur besaran dan mekanisme pemungutan tarif bagi sejumlah pengurusan izin tertentu. Perizinan tersebut di antaranya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol, Izin Gangguan, Izin Trayek, dan Izin Usaha Perikanan. (M1/her/C)


Tag
div>