SELASA , 21 AGUSTUS 2018

DPRD Soppeng Kurangi Jatah Koran Anggota Dewan

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 30 September 2015 15:31

SOPPENG, RAKYATSULSEL.COM – Terhitung mulai 1 Oktober besok, anggota DPRD Soppeng harus rela bergantian membaca koran. Pasalnya, jatah langganan koran untuk anggota Dewan telah dikurangi jumlahnya menjadi 50 persen setiap media.

Sebelumnya, surat pemberhentian langganan koran yang diedarkan ke semua pimpinan media dan ditandatangani sekretaris DPRD Arisal, disorot dan ditanggapi oleh Andi Mahfud, anggota Komisi II dari Fraksi Gerindra, karena surat pemberhentian berlangganan itu telah dibagikan ke pemimpin media tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengan anggota dewan.

“Sekwan kan perpanjangan tangan pemerintah. Tugas sekwan untuk memenuhi kebutuhan anggota dewan, jadi sebaiknya dikoordinasikan dulu ke kami, jangan langsung ambil keputusan. Saya yakin, tidak ada satupun anggota dewan yang setuju jika koran dihentikan,” ujar Mahfud.

Senada dengan Andi Mahfud, Ketua Fraksi Golkar Syahruddin juga menyayangkan tindakan sepihak yang diambil oleh sekwan. Menurutnya, sebelum mengambil keputusan itu, paling tidak dikoordinasikan terlebih dulu. Jika memang anggarannya tidak ada, katanya, masih bisa kita diusulkan di anggaran perubahan (APBD-P).

“Kalau alasan karena anggaran tidak ada, kita usulkan di perubahan. Karena peran media sangat penting untuk menyampaikan pesan dan mengontrol kinerja pemerintah, yang berdampak baik untuk kemajuan suatu daerah,” kata Syahruddin.


Tag
  • DPRD Soppeng
  •  
    div>