SELASA , 16 OKTOBER 2018

DPRD Wajo Dorong Pembentukan Tim Pengawas Rumah Bernyanyi

Reporter:

Abdul Muis

Editor:

Lukman

Senin , 19 Februari 2018 21:00
DPRD Wajo Dorong Pembentukan Tim Pengawas Rumah Bernyanyi

Komisi I DPRD Wajo saat menggelar rapat kerja tentang penertiban tempat hiburan, Senin (19/2).

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Komisi I DPRD Wajo menggelar rapat kerja tentang penertiban tempat hiburan, Senin (19/2).

Rapat kerja tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi mahasiswa dan warga atas keberadaan tempat hiburan yang dianggap mengganggu dan tidak mencerminkan budaya Kabupaten Wajo yang dijuluki Kota Santri.

Ada dua tempat hiburan yang mendapat sorotan mahasiswa, yaitu rumah bernyanyi Hoki di Kelurahan Tempe, dan rumah bernyanyi di kawasan Pesanggerahan (PSG) Kelurahan Siengkang, Kota Sengkang.

“Kami ingin Kota Santri ini tidak dijual bebas minuman beralkohol, serta bebas dari wanita penghibur, dimana mereka dipekerjakan dengan modus sebagai pramusaji,” kata perwakilan mahasiswa, Herianto Ardi.

Sementara dalam pembelaanya, dua pengelola rumah bernyanyi tersebut mengatakan telah mengantongi izin untuk beroperasi.

“Kami sudah beroperasi selama lebih 10 tahun dan tidak ada yang merasa terganggu. Kami juga sudah punya izin juga ada HO,” ujar Yayat pengelola rumah bernyanyi PSG.

Menanggapi aspirasi mahasiswa dan pembelaan dari pengelola rumah bernyanyi, Ketua Komisi I DPRD Wajo H Ahsanul Hak Nawawi mengatakan akan menguji izin dan merekomendasikan untuk membentuk tim.

“Kita rekomendasikan untuk bentuk tim terpadu untuk mengawasi Perda, begitu juga sosialisasinya. Karena, DPR bukan eksekutor begitu juga izinnya, akan kita uji dulu, apakah sudah sesuai atau tidak yang sudah dilakukan pemilik rumah bernyanyi. Kalau tidak sesuai, akan kita serahkan ke satuan Pamong Praja untuk ditertibkan,” kata politisi Golkar tersebut. (Adv Humas & Protokoler DPRD Wajo)


div>