JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

DPRD Wajo Minta Manajemen RSUD Lamaddukkelleng Dibenahi

Reporter:

Abd Muis

Editor:

Lukman

Sabtu , 07 April 2018 00:20
DPRD Wajo Minta Manajemen RSUD Lamaddukkelleng Dibenahi

DPRD Wajo saat menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Manajemen RSUD Lamaddukkelleng.

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – DPRD Kabupaten Wajo mengimbau RSUD Lamaddukkeleng membenahi manajemennya.

Wakil Ketua DPRD Wajo H Risman Lukman berharap, rapat dengar pendapat yang dilakukan DPRD dengan Pihak RSUD tidak hanya sekedar mendengar pendapat, tapi ada solusi yang dihasilkan.

“Saya berharap, solusi yang dihasilkan pada saat rapat bisa diimplementasikan dan ada komitmen yang kita jalankan masing-masing,” kata Risman, Jumat (6/4).

Tak hanya itu, dia juga menekankan agar dokter selalu siaga di RS meskipun weekend.

“Intinya, perbaiki manajemen. Jangan sampai dokter tak ada di RS saat akhir pekan. Bukannya melarang libur, tapi manajemen pembagian tugasnya harus didisiplinkan. Mudah-mudahan para dokter terketuk hatinya untuk menjaga citra Rumah Sakit kita,” tutur politisi senior PPP Wajo itu.

Imbauan DPRD Wajo ini tidak lepas dari banyaknya sorotan yang ditujukan ke RSUD Lamaddukkeleng termasuk dari Forum SIBAWAKI yang menilai sistem pelayanan di RSUS tidak beres termasuk administrasi penanganan pasien gawat darurat dan Ibu yang akan melahirkan.

Senada, Ketua Komisi IV DPRD Wajo, Hj Husniati, turut menyesalkan pelayanan RSUD Lamaddukelleng yang terus mendapat sorotan.

“RSUD Lamaddukelleng ini sudah terakreditasi tipe A, jangan sampai rumah sakit kita tercoreng hanya karena pelayanan yang kurang maksimal. Pasien harus ditangani dulu baru dilengkapi administrasinya,” imbuh Husniati yang memimpin rapat dengar pendapat hari itu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng dr. Muhammad Nur Tangsi mengatakan akan segera membenahi manajemennya.

“Terima kasih atas semua masukan buat kami. Kami siap berubah untuk pelayanan yang lebih baik,” ujarnya. (Adv: Humas)


div>