JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Dr. Ganoko Minta Pelajar Hindari Seks Bebas

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 29 September 2015 16:06

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, dr. Marwan Akhmad Ganoko meminta pelajar untuk menghindari pergaulan bebas yang kebablasan. Pasalnya, pergaulan bebas yang identik dengan seks bebas menjadi pintu penyebaran penyakit mematikan seperti HIV-Aids.

Hal tersebut diungkapkan Marwan saat menggelar jumpa pers di kantor Bupati Enrekang, Selasa (29/9). “Untuk mencegah penularan HIV Aids, caranya adalah dengan puasa seks atau hanya berhubungan dengan pasangan sah saja,” tegasnya.

Terkait hasil survei yang pernah dilakukan Dinas Kesehatan Enrekang di kalangan pelajar, Marwan mengatakan, survei itu bukan untuk mengetahui persentase keperawanan siswi. Sebaliknya, survei tersebut dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi pencegahan penyebaran HIV Aids.

Karena itu, Marwan minta agar masyarakat tidak menafsirkan miring atau negatif terhadap hasil survei yang telah dilakukan pihak Dinas kesehatan yang dipimpinnya.

“Survei dilakukan hanya untuk mengetahui tingkat pemahaman para pelajar tentang bahaya penyebaran HIV Aids,” ujar Marwan meluruskan informasi yang telah ditafsirkan salah oleh masyarakat.

Sebelumnya, Marwan sempat “diadili” oleh komisi III DPRD Enrekang terkait hasil survei yang dilansir oleh Dinas Kesehatan, karena dinilai tidak pantas dan telah meresahkan masyarakat.

Sementara itu, Sekda Enrekang, Chairul Latanro yang ditemui di tempat yang sama, meminta kepada para pejabat khususnya pimpinan SKPD agar berhati-hati mengeluarkan statemen atau data yang dinilai sensitif di mata publik.

“Tapi para pejabat juga tidak boleh alergi dengan wartawan,” ujar Chairul Latanro.

Dia menambahkan bahwa wartawan adalah mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam mensukseskan program program pembangunan.


div>