Drs. H Puspo Wardoyo: “SIAPA BILANG HARTA TIDAK DIBAWA MATI ?!”

Drs. H Puspo Wardoyo, Pemilik / Owner Group Ayam Bakar Wong Solo.

RAKYATSULSEL.COM– Seakan dunia telah begitu hina dimatanya.
Inilah mungkin sosok nyata orang yang dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.
Maka beberapa orang pengusaha muda yang bersemangat mendatangi beliau.
‘Ajarkan pada kami pak, bagaimana caranya agar kami bisa seperti Bapak”.
Bisa bisnis maju dan sukses, tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan..hingga seperti pak Puspo, bersadaqah terasa ringan’.
‘Wah’, sahut pak Puspo tertawa, ‘Antum salah alamat’ !
‘Lho ?’
‘Lha iya…kalian datang pada orang yg salah.
Lha saya ini *SANGAT SAYANG JUGA MENCINTAI HARTA SAYA.*
Saya ini sangat mencintai Aset yang saya miliki ‘.
‘Lho ?’
‘Kok lho. Lha sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta, SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI.
AKAN SAYA BAWA MATI DIKUBUR DENGAN HARTA BISNIS SAYA..
Saya itu TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya.
Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu :
TITIP pada Masjid.
TITIP pada anak Yatim.
TITIP pada Fakir miskin.
TITIP pada Madrasah.
TITIP pada Pesantren.
TITIP pada pejuang fii sabilillah.
TITIP pada Guru2 Agama.
TITIP pada Karyawan yg rajin Ibadah.
TITIP pada sodara dan karyawan yg dirawat sakit.

Alhamdulillah ada yang berkenan mau dititipi, saya senang sekali.
Alhamdulillah ada yang sudi diamanati, saya bahagia sekali.
Insya Allah DI AKHIRAT NANTI SAYA BISA AMBIL LAGI, TITIPAN SAYA.
Saya ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat dialam kubur dan diakhirat’.
Jadi..! Siapa bilang harta tdk dibawa mati ?
Harta itu dibawa mati !!
Caranya ?
*JANGAN BAWA SENDIRI*…minta tolong dibawakan oleh anak Yatim, Fakir Miskin, orang-orang yg berjuang di jalanNYA dll.
Karena anak dan keluarga saya cuma kasih kain kafan putih saja ketika saya sudah meninggal nanti.
Semoga menjadi renungan kita para sahabat yangg soleh dan solehah.