SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Dua Batalyon Banpur Kodam Hasanuddin Alih Kodal ke Kostrad

Reporter:

Editor:

Lukman

Jumat , 13 Juli 2018 06:55
Dua Batalyon Banpur Kodam Hasanuddin Alih Kodal ke Kostrad

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, saat memimpin ipacara alih kodal di lapangan Mabrigif Para Raider 3/3 Kostrad Kariango Kabupaten Maros, Kamis (12/7) kemarin.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Batalyon Armed 6-105/Tarik dan Arhanud-16/Sula Bhuana Cakti yang merupakan Batalyon bantuan tempur dibawah Komando dan Pengendalian (Kodal) Kodam XIV/Hasanuddin, resmi alih Kodal ke Devisi Infanteri 3/Kostrad.

Hal itu ditandai melalui upacara alih Kodal yang dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, bertempat lapangan Mabrigif Para Raider 3/3 Kostrad Kariango Kabupaten Maros, Kamis (12/7) kemarin.

Alih Kodal tersebut, digelar tidak hanya satuan Batalyon Banpur Kodam XIV/Hasanuddin, akan tetapi juga satuan Brigif-20/Ima Jaya Keramo Kodam XVII/Cenderawasih, yang ditandai dengan penyerahan tunggul satuan dari Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus SB dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI D. Supit kepada Pangdiv 3/Kostrad Mayjen TNI Ahcmad Marzuki oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono.

Dalam amanatnya, Kasad menyatakan bahwa alih Kodal satuan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dan Kodam XVII/Cenderawasih ke Kostrad, merupakan bagian dari upaya penataaan organisasi TNI AD dalam rangka pembangunan kekuatan minimun atau Minimun Essential Force (MEF) sebagai dasar konsep pertahanan berbasis kemampuan sesuai postur TNI AD.

Perkembangan lingkungan strategis saat ini, baik dalam skala global, regional maupun nasional, telah memberikan indikasi bahwa ada masalah-masalah potensial, yang dapat menjadi ancaman nyata terhadap kedaulatan negara.

“Hal ini, melatarbelakangi pembentukan Divisi 3/Kostrad yang diproyeksikan dapat mengatasi 3 trouble spot di wilayah NKRI secara simultan sebagai unsur darat pasukan pemukul reaksi cepat (Striking Force) dan sekaligus pasukan siaga (Standby Force),” ujar Kasad.

Pada upacara itu, Kasad juga mengingatkan kepada jajarannya bahwa alih Kodal ini, bukanlah menjadi penghalang dalam mewujudkan kohesi satuan dan kesatuan komando satuan jajaran TNI Angkatan Darat.

“Prajurit TNI AD, loyalitas kepada satuan dan institusi di atas segalanya, dan kalian pasti mampu melaksanakan tugas sebagai prajurit-prajurit Angkatan Darat dengan sebaik-baiknya,” tegas Kasad.

Turut hadir dalam acara, Pangkostrad, Dankodiklatad, Irjenad, para Asisten Kasad, Danpussenif, Pangdiv 1 dan 2/Kostrad, Danpussenarhanud, Danpussenarmed, Kadispenad, Kapolda Sulsel, Danlantamal VI/Makassar, para Asisten Kasdam XIV/Hasanuddin, Asisten Kasdam XVII/Cenderawasih dan Asisten Kostrad. (*)


div>