KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Dua Dosen UMMA Ikuti Seminar Internasional di Seoul

Reporter:

Jumaedy

Editor:

Lukman

Kamis , 24 Mei 2018 06:00
Dua Dosen UMMA Ikuti Seminar Internasional di Seoul

Dosen Universitas Muslim Maros ikuti Seminar Internasional, yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Senin - Selasa, 21 - 22 Mei 2018.

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Dua Dosen Universitas Muslim Maros ikuti Seminar Internasional, yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Senin – Selasa, 21 – 22 Mei 2018.

Seminar yang bertemakan “International Conference on Interdisplinary in Business, Economy, Management and Social Studies” tersebut diikuti oleh Muhammad Nurjaya dan Zainal Abidin setelah mengikuti rangkaian seleksi artikel atau makalah yang begitu panjang dan dinyatakan berhak mengikuti seminar dan menyajikannya.

Muhammad Nurjaya mengatakan, jika dirinya sangat bangga dapat mengikuti kegiatan skala internasional tersebut.

“Kami sangat bangga tentunya, sebab bukan lagi membawa nama Kampus UMMA atau Sul-Sel, akan tetapi membawa nama Indonesia. Seminar internasional ini adalah kegiatan yang sangat luarbiasa, dari kegiatan ini kami mendapat banyak ide tentang bagaimana penelitian di masa depan dan juga banyak pengalaman dari beberapa hasil penelitian yang disampaikan oleh negara tetangga, seperti Thailand, Hongkong, juga Korea Selatan sendiri. Sehingga kami lebih semangat untuk meningkatkan penelitian kedepannya,” ujar Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMMA tersebut, Selasa (22/05).

Mahasiswa Doktoral Ilmu Administrasi Publik tersebut juga menyampaikan, jika dirinya sangat kagum terhadap Korea Selatan yang dapat membangun negaranya menjadi negara maju saat ini.

“Saya juga kagum dengan Korsel, karena mereka mampu membangun negaranya menjadi negara maju. Padahal, mereka hanya 2 hari lebih tua usia kemerdekaannya dibanding kita, yakni 15 Agustus 1945. Semoga kami bisa belajar dari mereka, dan membandingkan serta menerapkannya, terkhusus pada kebijakan publik yang merupakan disiplin keilmuan kami,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Zainal Abidin menjelaskan jika keikutsertaan mereka pada kegiatan tersebut tak terlepas dari kerja keras dan kesabaran mereka pada tahapan seleksi.

“Mengikuti seminar ini tak langsung begitu saja kami berangkat ke Seoul, tapi melalui tahapan seleksi yang begitu alot dan panjang. Ini tak terlepas dari kerja keras dan kesabaran kami menyusun artikel dan melewati serangkaian seleksi tersebut,” papar Mahasiswa Program S3 Ilmu Ekonomi Unhas tersebut.

 

Lebih lanjut, Abid (sapaan akrab Zainal Abidin) yang juga pada bulan Februari lalu mengikuti seminar internasional di Korea Selatan mengatakan, jika dari sajian hasil penelitian mereka, banyak masukan yang didapatkan demi perbaikan penelitian mereka kedepannya.

“Setelah kami menyajikan hasil kami, kami mendapat banyak masukan yang sangat membangun. Tentu ini dapat meningkatkan kualitas dari hasil penelitian kami. Sesuai komitmen dari panitia, setiap hasil penelitian yang disajikan memiliki kesempatan untuk dipublikasikan pada Jurnal Internasional,” tutupnya. (*)


div>