KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Dua Kada Dilantik 31 Oktober

Reporter:

Al Amin Malliuri-Fahrullah

Editor:

Iskanto

Jumat , 26 Oktober 2018 08:45
Dua Kada Dilantik 31 Oktober

ilustrasi (Ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pelantikan dua kepala daerah (Kada) terpilih hasil Pilkada lalu dijadwalkan akan digelar 31 Okrober 2018 mendatang.

Kepala daerah yang akan dilantik adalah Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, Muslimin Bando-Asman dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Taufan Pawe-Pangerang Rahim.

Kepala Biro Pemerintahan Sulsel, Hasan Basri Ambarala mengatakan, pelaksanaan pelantikan tahap dua itu telah diatur sesuai rencana yakni tanggal 31 Oktober 2018.

Untuk lokasinya, kata Ambarala akan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel. “Karena cuma dua kepala daerah jadi kita tetapkan di ruang pola,” kata Ambarala, Kamis (25/10).

Mantan Kepala Biro Kerjasama itu menambahkan, SK pelantikan untuk Bupati/Wakil Bupati Enrekang dan Wali Kota/Wakil Wali Kota Parepare sudah diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dua hari lalu.

“Sebelumnya, pelantikan tahap kedua ini dijadwalkan 20 Desember 2018. Namun ternyata, jadwal tersebut dimajukan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono mengemukakan, pelantikan tahap kedua rencananya akan digelar 31 Oktober mendatang. Artinya, jadwal dimajukan 50 hari.

Jika pelantikan dimajukan, artinya Pemprov Sulsel tidak perlu menempatkan pejabat eselon II sebagai penjabat atau pelaksana tugas di dua daerah tersebut.

Kekosongan jabatan hanya diisi oleh pelaksana harian (Plh). Untuk Parepare, masa jabatan walikota/wakil walikota sebelumnya adalah 30 Oktober. Artinya, Sekkot Parepare akan menjadi Plh sekitar 10 jam sebelum wali kota/wakil wali kota definitif dilantik.

Sementara untuk Kabupaten Enrekang, masa jabatan bupati/wakil bupati yang lama berakhir 17 Oktober. Itu berarti Sekda Enrekang akan menjadi Plh sekitar 13 hari.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare Iwan Asaad mengaku jika dirinya telah menerima surat dari Pemerintah Provinsi Sulsel terkait jadwal pelantikan tersebut.

“Pelantikan wali kota terpilih telah diagendakan dan kita telah mendapatkan informasi dari pemerintah provinsi jika akan dilaksanakan 31 Oktober 2018,” kata Iwan Asaad.

Terkait sengketa Pilwalkot Parepare yang tengah berproses di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Makassar, Iwan Asaad enggan mengomentarinya.

“Itu bukan rana saya tapi pemerintah provinsi. Porsi kami di Parepare hanya diminta untuk persiapan pelantikan. Kalau proses hukum kami tidak mau masuk,” tuturnya. (*)


div>