SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Dua Komunitas Ini Bantu Warga Miskin Di Makassar

Reporter:

Editor:

MD

Minggu , 19 Maret 2017 02:29
Dua Komunitas Ini Bantu Warga Miskin Di Makassar

Komunitas Facebook Laporan Warga Makassar (LMW) dan Komunitas Makassar Peduli (MKP) memberikan bantuan kepada kakek Dudding, warg pinggir kanal Borong Raya, Jl Borong Raya Makassar, Sabtu (18/3).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komunitas Facebook Laporan Warga Makassar (LWM) dan Komunitas Makassar Peduli (MKP) mengunjungi kakek Dudding, di sebuah gubuk tak layak huni di pinggiran Kanal Borong Raya, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Sabtu, (18/3).

Dalam kunjungan tersebut, kedua komunitas medsos ini menyerahkan santunan kepada kakek Dudding. Koordinator LWM, Silvy, memperkirakan usia Kakek Dudding sekitar 70 tahun Pasalnya, saat dikunjungi, kakek Dudding tak memiliki identitas pengenal.

“Kakek Dudding tidak memiliki tanda pengenal, kartu jaminan kesehatan atau tunjangan lainnya dari pemerintah,” kata Silvy.

Sehari- hari, Kakek Dudding bekerja sebagai tukang kebun milik orang lain. Tentu, tanpa penghasilan tetap. Dan, bisa diusir setiap saat oleh pemilik lahan.

“Sangat miris rasanya melihat kondisi langsung Kakek Dudding. Tinggal sendiri di gubuk tak layak huni, lantainya tanah, dan tempat tidurnya beralaskan kardus bekas,” tambah Silvy.

Tak ada barang berharga yang dimiliki Kakek Dudding. Memasak menggunakan tungku, dan sebagai penerang menggunakan pelita atau lilin. Namun, menurutnya, selama ini Kakek Dudding kebanyakan diberi makan oleh tetangganya.

Jika melintas di Kanal Borong Raya, sangat jarang menemukannya menggunakan baju. Pasalnya, Kakek Dudding hanya memiliki dua lembar sarung yang usang.

Anggota DPRD Kota Makassar, Basdir mengapresiasi kegiatan LWM dan MKP tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini patut mendapat dukungan dari semua pihak. Sekaligus, cambuk bagi pemerintah agar lebih memperhatikan warganya.

“Masa seorang warga yang sudah bertahun tahun tinggal di Makassar tidak mendapat identitas, tidak memperoleh jaminan sosial dari pemerintah. Saya kira hal seperti ini wajib menjadi tanggung jawab pemerintah,” ungkap politisi Partai Demokrat ini.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar ini, khawatir, ada banyak warga Makassar yang bernasib sama dengan Kakek Dudding. Hanya saja, tidak terdeteksi oleh pemerintah. “Pemerintah jangan menutup mata dengan hal- hal seperti ini,” harap Basdir.


Tag
div>