SELASA , 23 OKTOBER 2018

Dua Pimpinan DPRD Sulbar Resmi Ditahan

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Senin , 11 Desember 2017 18:28
Dua Pimpinan DPRD Sulbar Resmi Ditahan

Kantor Kejati Sulsel (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar resmi menahan dua pimpinan DPRD Sulbar atas kasus dugaan korupsi penyimpangan dana APBD Sulbar, Senin (11/12).

Kedua tersangka masing-masing mantan Ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara dan Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan.

Para tersangka dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Makassar usai menjalani pemeriksaan secara tertutup di lantai V Bidang Pidana Khusus.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin membenarkan terkait penahanan terhadap kedua tersangka tersebut. “Hari ini keduanya, resmi kami tahan dalam kapasitas sebagai tersangka,” ujarnya.

Penahanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Nomor: PRINT-688/R.4/Fd.1/12/2017 dan PRINT-689/R.4/Fd.1/12/2017 tanggal 11 Desember 2017 untuk selama 20 (dua puluh) hari sampai dengan tanggal 30 Desember 2017 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I A Makassar.

Dalam perkara tersebut, para tersangka dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan DPRD Provinsi Sulbar diduga terlibat dalam praktek penyimpangan pengelolaan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2016 sehingga menyebabkan kerugian keuangan Negara sekitar Rp.80.000.000.000,-(delapan puluh milyar rupiah).

“Penahanan yang dilakukan oleh Penyidik pada hari ini merupakan wujud komitmen Kejati Sulsel dalam mendorong percepatan penuntasan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi APBD Provinsi Sulbar,” jelas Saluhuddin. (*)


div>