SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Dua Proyek Pemprov Sulsel Terancam Kena “Pinalti”

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 21 Desember 2016 19:36
Dua Proyek Pemprov Sulsel Terancam Kena “Pinalti”

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Andi Bhakti Haruni, mengakui masih ada dua proyek pembangunan yang merupakan dibawah wewenangnya yang belum kelar pada tahun ini.

Bakti mengungkapkan, kedua proyek tersebut yakni pembangunan gedung serbaguna wisma negara dan pembangunan baruga Sangiaseri rumah jabatan gubernur yang tidak tepat waktunya dalam pengerjaannya.

“Sampai akhir tahun ini, perkiraan saya pembangunan wisma negara baru selesai 80 persen lebih. Kendalanya, karena lambannya star pengerjaannya,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (21/12).

Untuk embangunan gedung serbaguna wisma negara tersebut, lanjut dia, diprediksi paling lambat akhir Maret 2017 mendatang, baru sudah selesai dan difungsikan.

Menurutnya, kontaktor pembangunan wisma negara juga dikenai denda atau “pinalti” maksimal 5 permil perhari dari sisa pengerjaan yang belum terselesaikan.

Sedangkan untuk pembangunan Baruga Sangiaseri, disebutnya sampai akhir tahun diperkirakan sudah terselesaikan hingga 90%.

Selain kedua proyek pembangunan tersebut, program lain yang tercantum dalam RPJMD dan menjadi tupoksi Distarkim sudah terselesaikan.

“Secara umum hampir semua program yang ada dalam RPJMD telah dilaksanakan. Hanya saja peningkatan kualitas rumah masyaralat berpenghasilan rendah, karena terkendala adanya permendagri tentang dana hibah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sulsel pada tahun 2017 mendatang, seluruh programnya harus berjalan secara maksimal.

“Tahun depan, seluruh program yang saat ini sementara berjalan harus bisa lebih di genjot lagi pengerjaannya. Termasuk wisma negara, stadion dan lain sebagainya. Kalau ada kendala maka harus di cari jalan keluar secepatnya,” pungkasnya


div>