Dua Saudara Kandung Andi Narogong Dipanggil KPK

RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan e-KTP 2011-2012. Hari ini (21/4), komisi antirasywah memanggil dua orang saksi swasta yaitu Dedi Prijono dan Vidi Gunawan.

“Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka tersangka MSH (Miryam S Haryani)” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Dedi Prijono diketahui adalah kakak kandung dari Andi Agustinus alias Andi Narogong. Sementara Vidi Gunawan adalah adik kandung Andi Narogong.

Dedi telah tampak hadir di dalam gedung KPK sejak pukul 9.30 WIB. Sementara Vidi belum juga menampakkan diri di gedung KPK.

Dalam persidangan dua terdakwa e-KTP Irman dan Sugiharto beberapa waktu lalu, terungkap bahwa dalam menjalankan “kongkalikong” proyek e-KTP dengan pihak Kementerian Dalam Negeri, para pengusaha, dan tim teknis dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Andi mengutus kakak dan adiknya Dedi dan Vidi.

Dedi dan Vidi kerap hadir bersama pengusaha konsorsium proyek e-KTP, pihak Kemendagri, dan tim teknis dalam pertemuan di Ruko Fatmawati milik Andi Narogong. Pertemuan itu membahas persiapan desain proyek e-KTP.

Selain itu, pertemuan itu juga mengatur soal pembentukan tiga konsorsium untuk merekayasa lelang e-KTP. Yaitu, konsorsium PNRI, konsorsium Astragraphia, dan konsorsium Murakabi.