SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Dua Tahun, Serapan Anggaran Dana Desa Naik Hingga 90 Persen

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Rabu , 14 Februari 2018 23:08
Dua Tahun, Serapan Anggaran Dana Desa Naik Hingga 90 Persen

Menteri Desa, Pengembangan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT) RI, Ade Putro Sandjojo saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) provinsi Sulsel, Kamis Malam (14/2). Foto: Al Amin/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Serapan anggaran dana desa dalam kurun dua tahun terakhir dinilai meningkat. Hal itu diakui oleh Menteri Desa, Pengembangan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT) RI, Ade Putro Sandjojo saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) provinsi Sulsel, Kamis Malam (14/2).

Ade mengatkan, kenaikan secara signifikan ini, yakni dari 82 persen menjadi 90 persen turut didasari adanya kesadaran para perangkat desa untuk lebih serius mengimplementasikan program pensejahtraan rakyat dari presiden tersebut.

“Kita bisa bersyukur, karena serapan anggaran kita bisa naik dalam dua tahun terakhir yakni, naik 82 persen menjadi 90 persen. Berarti perangkat desa mulai bergerak dan bisa membangun dan menciptakan sarana desa,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, sejumlah fasilitas seperti jalan desa, jembatan penghubung desa, paud, poliklinik, hingga posyandu menjadi bukti bahwa perangkat desa saat ini serius.

“Itu karena masyarakat desa bangun dan tahu apa yg harus dibangun. Kita bisa lihat, ratusan turak penahan nanah longsor, alhasil tiga tahun terakhir hanya 1-5 kasus tanah longsor saja,” paparnya.

Dengan mengangkat tema kesiapan program padat karya tunai dan pelaksanaan, pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa provinsi Sulsel tahun anggaran 2018, kemendes optimis mampu menyelesaikan problematika yang terjadi di 74950 desa dan 17000 pulau di Indonesia.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan, pihaknya juga masih membutuhkan keseriusan bagi sekitar 17 persen desa yang belum terserap baik.

“Dananya belum terserap karena perangkat desa belum siap. Untuk itu, mari kita semua terus didampingi dibantu dan dikontrol, beliau (presiden) yakin jika didampingi maka akan lebih baik lagi perangkat desanya,” paparnya. (*)


div>