SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Dua Tersangka Bandara Siap Diadili

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 20 Mei 2017 14:50
Dua Tersangka Bandara Siap Diadili

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar akhirnya melimpahkan berkas perkara dua dari tujuh sisa tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan proyek perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ke Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jumat (19/5).

Dua tersangka yang dimaksud adalah Mantan Camat Mandai Andi Machmud Oesman dan Kepala Dusun Bodo-Bodo, Abd Rasyd yang ditangani oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati, Hidar SH.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin mengatakan, kini sisa lima berkas tersangka yang masih proses perampungan.

“Iya benar, sudah diserahkan ke PN Tipikor tadi pagi,” ujar Salahuddin diberitakan Rakyat Sulsel, Sabtu (20/5).

Sebelumnya, dua tersangka juga sudah dimejahijaukan oleh Pengadilan Negeri Makassar bidang tipikor yaitu terdakwa Mantan Kepala Desa Baji Mangai, Raba Nur dan PNS Pemda Maros, Sitti Rabiah.

Raba Nur dinilai berperan dalam dugaan kasus korupsi salah bayar dan mark up proyek pembebasan lahan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, PT Angkasa Pura I (Persero), dalam kapasitasnya selaku kepala desa dan panitia pengadaan tanah (P2T) lahan bandara. “Tersangka lain masih penyidikan,” singkat Salahuddin.

Sebagai informasi, sembilan orang tersangka kasus ini masing-masing Machmud Oesman (Camat Mandai), Rasyid (Kepala Dusun Bado-bado), Raba Nur (Kepala Desa Baji Mangai), dan Sitti Rabiah (PNS Pemerintah Kabupaten Maros), Mantan Kepala BPN Maros, Andi Nuzulia, Hamka (Kepala Sub-Seksi Pengaturan Tanah), Hartawan Tahir (Kepala Sub-Seksi Pendaftran), Muhtar (juru ukur) dan Hijaz Zainuddin (Kepala Seksi Survei, Pengukuran dan Penataan Kota). (***)


div>