SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Dugaan Pelanggaran Kampanye IlhamSAH Tidak Terbukti

Reporter:

Jejeth

Editor:

asharabdullah

Selasa , 06 Maret 2018 17:00
Dugaan Pelanggaran Kampanye IlhamSAH Tidak Terbukti

Ilham Azikin saat di kantor Panwaslu Bantaeng. Foto: Jejeth/RakyatSulsel

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Dugaan pelibatan anak dalam pelaksanaan kampanye yang dilakukan calon Bupati nomor urut 3, Ilham Azikin – Sahabuddin (IlhamSAH) sesuai laporan tim kuasa hukum paslon nomor urut 2, Andi Sugiarti Magun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga’NA), dinyatakan tidak terbukti. Hal tersebut sesuai dengan kesimpulan hasil rapat pleno Panwaslu Bantaeng yang di gelar di Kantor Panwaslu, Selasa (6/3).

Ketua Panwaslu Bantaeng, Muhammad Saleh mengatakan, hasil pleno terkait dugaan pelanggaran kampanye tentang pelibatan anak-anak yang dilaporkan tim hukum paslon 2 itu tidak terbukti dan bukan pelanggaran kampanye.

Menurutnya, secara formil materil laporan tersebut tidak terpenuhi karena tidak ada saksi fakta atau yang melihat langsung kejadian, oleh karena itu kasus ini dianggap sudah selesai.

“Sesuai hasil pleno yang kami lakukan, dugaan pelanggaran kampanye tentang pelibatan anak-anak yang dilaporkan tim hukum paslon 2 itu tidak terbukti dan itu bukan pelanggaran kampanye,” ungkapnya kepada Rakyat SulSel, (6/3).

Dia menambahkan, hasil klarifikasi secara tertulis dari terlapor, Ilham Azikin, bahwa keberadaan anak dalam video yang berdurasi 21 menit yang dilaporkan tersebut bukan kegiatan kampanye, tapi hanya kebetulan mampir di rumah tetangga Ilham Azikin, yang berada di belakang rumahnya ketika ingin melaksanakan shalat Magrib.

Sebelum dilakukan pleno, lanjut Muhammad Saleh, pihaknya juga telah meminta agar dapat menghadirkan saksi fakta yang melihat langsung kejadian tersebut. Hanya saja pelapor tidak dapat menghadirkan saksi fakta. Termasuk telah melakukan kajian-kajian di lokasi kejadian.api tetap akan diproses dan akan melakukan kajian terkait lokasi kejadian.

“Namun jika pelapor merasa tidak puas dengan keputusan Panwaslu Bantaeng, kami persilahkan jika mau dilanjutkan ke Bawaslu Sulsel ” jelasnya. (*)


div>