KAMIS , 20 DESEMBER 2018

Dugaan Penipuan Pasangan di Pilkada, Hery Laporkan Rahman Assegaf ke Polda

Reporter:

Azis Kuba

Editor:

Senin , 14 September 2015 20:45
Dugaan Penipuan Pasangan di Pilkada, Hery Laporkan Rahman Assegaf ke Polda

Rahman Assegaf berfoto bersama warga Pulau Salemo, Pangkep. (foto:Herman/RakyatSulsel)

PANGKEP,RAKYATSULSEL.COM – Calon bupati Pangkep, Abdul Rahman Assegaf dilaporkan oleh mantan bakal calon bupatinya Andi Suhery Attas di Polda Metro Jaya. Rahman dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan saat proses pendaftaran bakal calon bupati beberapa waktu lalu.

Kala itu, Rahman dan Hery sepakat untuk berpaket maju dalam pilkada sebagai bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup). Duet Rahman dan Hery juga telah mengantongi dua rekomendasi partai, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 4 kursi dan Partai Nasdem, 1 kursi. Pasangan ini bahkan sempat melakukan deklarasi terbuka sebagai pasangan.

Namun jelang pendaftaran ke KPU Pangkep, Rahman mengganti Hery dengan menggandeng Ketua DPC Gerindra Pangkep, Kamrussamad. Akibat pergantian dirinya, Hery mengaku telah mengalami kerugian materil dan non materil yang besar.

Kepada wartawan, Hery menyatakan telah melaporkan Rahman dan dua fungsionaris DPP PKB ke Polda Metro sejak akhir Agustus lalu. “Sejak akhir Agustus kami laporkan. Untuk jelasnya hubungi pengacara saya,” terang Hery, Senin (14/9).

[NEXT-RASUL]

Pengacara Hery, Ahmad Rishar menyatakan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia mengatakan, selain Rahman, dua pengurus pusat PKB yaitu, bendahara, Ahmad Fatori dan fungsionaris PKB, Siti Rahmawati juga menjadi terlapor.

Pihak Polda Metro, kata Rishar, telah melakukan pemanggilan kedua kepada para terlapor untuk hadir di Bareskrim Polda Metro Jaya.


div>