RABU , 23 MEI 2018

Duh… Gara-gara Alex, Ryan Latief Larang Atlet Sulsel Ikut Presiden Cup

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 21 Januari 2015 14:41

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel tidak akan turun membela Indonesia dalam kompetisi Internasional Piala Presiden Cup yang ke  24 di Palembang, April  2015 mendatang.

Tidak turunnya Pertina Sulsel, sebagai bentuk protes terhadap PP Pertina yang tidak fair dalam merekrut atlit untuk gabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Padahal kejuaraan rencananya akan diikuti oleh 23-24 Negara diseluruh pelosok dunia.

Ketua Umum Pertina Sulsel Ryan Latief yang dihubungi oleh Rakyat Sulsel Online mengatakan, memang sempat mendengar, jika dua petinjunya di panggil mengikuti pelatnas.

Dua petinju tersebut, diantaranya M. Sada dan Charles Katiandagho terdaftar untuk gabung Pelatnas. Namun dirinya belum melihat undangan resmi tentang pemanggilan dua nama tersebut. Tetapi dirinya akan mewanti wanti atlitnya untuk tidak akan turun pada kejuaraan tersebut.

Yang menjadi pertanyaan Pertina Sulsel, mengapa  hanya dua petinjunya yang dipanggil, sementara ada satu lagi petinju andalan Sulsel yang sering mendulang medali emas diberbagai even Nasional yakni Alex Tatontos.
Bahkan dirinya heran dengan kebijakan PP Pertina  yang tidak ikutsertakan petinju andalannya, sementara Alex merupakan petinju terbaik saat ini dikelasnya.

“Kita heran saja kebijkan PP Pertina, kenapa Alex tidak dipanggil kepelatnas, sementara dia merupakan atlet tinju andalan Sulsel yang sangat berprestasi di Nasional, ini sama saja mematikan karirnya alex di Nasional,” katanya, Rabu (21/1).

Selain itu, lelaki yang biasa disapa RL ini menambahkan, salah satu alasan nya Pertina Sulsel tidak akan turun aksi dalam kejuaraan Presiden Cup yakni bentuk protes Pertina Sulsel terhadap PP Pertina yang sampai saat ini belum menindak tegas tentang jual beli atlit tinju Sulsel.

Sementara itu, dirinya masih keberatan terhadap PP Pertina  yang awalnya menunjuk Makassar menjadi tuan rumah Presiden Cup, akan tetapi tiba tiba dialihkan ke Palembang.  Sementara dirinya tidak mendapatkan surat resmi tentang pemindahan tersebut.

“Kita heran saja kenapa PP Pertina tiba tiba memindahkan daerah lain menjadi tuan rumah, dan tidak menyurat ke Pertina Sulsel,” katanya.


Tag
  • tinju sulsel
  •  
    div>