MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Duh, Mau Kumpul Kebo Diizinkan asal Tak Membuat Keributan

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Jumat , 08 September 2017 16:12
Duh, Mau Kumpul Kebo Diizinkan asal Tak Membuat Keributan

int

DUMAI, RAKYATSULSEL.COM – Keberadaan rumah indekos di KotaDumai, Riau makin membuat was-was. Sebab, keberadaannya mulai disalahgunakan.

Kurangnya pengawasan membuat penghuni indekos bebas bertindak, termasuk bagi pasangan lain jenis yang mau tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan alias kumpul kebo. Itu pula yang terjadi di sebuah rumah indekos di Jalan Sidorejo Kecamatan Dumai Selatan.

Laman Riau Pos (Jawa Pos Group) mengabarkan, suasana di rumah indekos itu cukup sepi. Informasi yang beredar menyebut rumah indekos itu menjadi tempat kumpul kebo.

Bahkan, penghuni indekos bernama Desi mengakui soal itu. Cewek berparas menarik itu menuturkan, tempat tinggalnya memang bebas.

“Kalau di sini bebas, bang. Mau bawa cowok atau cewek tinggal satu kamar asal tidak ribut bisa, bang,” tutunya.

Menurutnya, pemilik indekos mematok harga setiap kamar Rp 1,4 juta per bulan. “Memang agak mahal, tapi fasilitas cukup lengkap,” tuturnya.

Selain itu, katanya, indekos tersebut juga aman dari razia. “Sepertinya belum ada razia bang,” sebutnya.

Dia lantas menunjukkan beberapa kamar. Beberapa di antaranya dihuni pekerja hiburan malam.

“Bebas aja di sini, bang. Jadi tenang aja kalau mau kos di sini,” sebutnya.

Sementara Kabid Perizinan DPMPTSP Kota Dumai Said Effendi SE mengatakan, semestinya rumah indekos dilengkapi izin. Menurutnya, kini ada Peraturan Wali Kota (Perwako) Dumai Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Hanya saja, katanya, Perwaku itu memang baru diberlakukan sehingga perlu disosialisaikan dahulu. Jika sudah ada sosialisasi Perwako tapi pemilik indekos membandel, maka Pemkot Dumai akan melakukan tindakan tegas.

 


div>