SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Dulu Sempat Dihadang, Kini Warga di Abbanderang Menyatu ke PAMMASE

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 02 April 2018 22:00
Dulu Sempat Dihadang, Kini Warga di Abbanderang Menyatu ke PAMMASE

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Wajo, Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) saat menutup kampanye di Kecamatan Pitumpanua di Desa Abbanderang, Senin (2/4/2018) sore.

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Wajo, Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) menutup kampanye di Kecamatan Pitumpanua di Desa Abbanderang, Senin (2/4/2018) sore.

Pada titik terakhir kampanye itu diwarnai dengan show force PAMMASE. Ada 100 kendaraan roda empat warga yang mengiringi PAMMASE masuk ke desa tersebut.

Pantauan di lapangan, antrean mobil mengular di jalan menuju Desa Abbanderang. Maklum, jalan tersebut cuma bisa dilalui satu mobil.

Rombongan PAMMASE dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Ini tak lepas pasca aksi blokade jalan yang dialami pasangan nomor urut 1 itu saat bertatap muka di desa tersebut pada awal Maret lalu.

Iring-iringan ratusan mobil ini berlangsung tertib. Mereka tiba di lokasi tanpa halangan dari oknum yang tak bertanggung jawab.

Para warga setempat menyambut sumringah kedatangan rombongan PAMMASE. Mereka nampak begitu bahagia mendapat perhatian dari pasangan yang dikenal merakyat itu.

Warga menunjukkan simpati dan dukungannya ke pasangan yang dikenal merakyat, sederhana dan religius ini. Mereka berkomitmen untuk memenangkannya di Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

Kepada warga, PAMMASE mengaku akan memperhatikan infrastruktur jalan menuju Desa Abbanderang melalui program jalan mulus 1.000 Kilometer.

Program jalan mulus itu berupa perbaikan dan peningkatan kondisi jalan selama 2019 – 2024. Rinciannya, 200 kilometer per tahun. Pasangan nomor urut 1 ini juga akan membuat jalan baru untuk kampung terpencil.

“Mohon doa dan dukungan ta semua. Insya Allah, apa yang menjadi komitmen kami, itu akan direalisasikan jika kami diberikan amanah memimpin Wajo,” pungkas Amran. (**)


div>