SABTU , 21 JULI 2018

e-Pemerintah Kota Makassar Akan Diujicobakan di 11 Kelurahan

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 29 Februari 2016 18:18

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Danny Pomanto tak hanya memaparkan program Smart City dihadapan kuliah umum di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Senin (29/2). Juga rencana baru, yakni e-Pemerintah.

Danny menjelaskan layanan itu dapat melayani secara online dalam permohonan KTP, kartu keluarga, surat kelakuan baik, surat keterangan tidak mampu, surat keterangan akta kelahiran, surat keterangan kedatangan, surat keterangan kepergian (pindah), surat keterangan waris, hinggga surat keterangan domisili usaha.

Menurutnya, layanan ini akan diujicobakan terlebih dulu di 11 kelurahan di Kota Makassar dan satu kecamatan.
“Layanan ini dapat melayani secara online dan terdokumentasi mulai permohonan KTP, kartu keluarga, surat kelakuan baik, surat keterangan tidak mampu, surat keterangan akta kelahiran, surat keterangan kedatangan, surat keterangan kepergian (pindah), surat keterangan waris, hinggga surat keterangan domisili usaha”.tutupnya

Program itu merupakan satu paket dari Smart City yakni puskesmas digital, layanan e-office,‎ e-pemerintahan, serta konektifitas layanan mendukung gerakan Makassar Tidak Rantasa (MTR).

Puskesmas digital menjadi salah satu program layanan jagoan Pemkot Makassar dalam menghidupkan kembali peran puskesmas sebagai layanan kesehatan masyarakat.

“‎Layanan dapat mempermudah masyarakat untuk mendaftar di puskesmas (melalui fitur antrian via sms), kemudian data kesehatan masyarakat melalui layanan ini akan terdokumentasi secara lengkap sehingga treatment atau perawatan kesehatan yang diberikan lebih tepat dan akurat”.ucap Danny

“Selain puskesmas digital beberapa layanan lain seperti e-Office akan dikoneksikan dengan 42 SKPD dalam mempercepat komunikasi dan distribusi surat”.ucapnya


div>