SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Edan! Anak Kandung Dicabuli Selama 2 Tahun, Kini Sudah Melahirkan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 20 April 2017 12:27
Edan! Anak Kandung Dicabuli Selama 2 Tahun, Kini Sudah Melahirkan

ilustrasi

RAKYATSULSEL.COM – Polres Kutim kembali mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan ayah terhadap anaknya. Tersangka AF (42), disangka mencabuli putri kandungnya berkali-kali sejak 2015. Nafsunya yang tidak dapat terbendung dan persetubuhan yang dilakukan berkali-kali, berujung pada kelahiran bayi pada 10 Maret 2017.

Putri ketiganya tersebut, sebut saja Melati (16), telah memikul beban bahwa kedua orang tuanya bercerai sejak 2013. Jadi, AF yang turut merawatnya sering kali terbawa suasana untuk melakukan perbuatan dosa. “Saya mengaku salah, Pak. Saya pasrah dihukum apapun. Saya berani bertanggung jawab,” aku AF kepada kepolisian, kemarin (19/4).

AF menceritakan, setelah resmi bercerai, dia kemudian tinggal seorang diri di Samarinda. Namun, mantan istrinya yang sudah menikah lagi tersebut kemudian menyerahkan tiga anak dari hasil pernikahan dengannya pada 2013. “Nah, saat itu dia (Melati) memilih mau tinggal sama saya. Sedang kedua adiknya dititip ke keluarga,” ujarnya.

Lantaran impitan ekonomi, terang AF, membuat Melati yang lulus sekolah dasar (SD) tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Lalu, Melati hanya tinggal di rumah yang dikontrak AF.

“Karena dia (Melati) sudah mulai remaja, pikiran kotor mendorong saya untuk melampiaskan nafsu. Akhirnya, pada 2015, saya tanya-tanya, mau tidak. Awalnya tidak mau, tapi setelah saya bujuk akhirnya mau,” kata AF.

Hal itu pun berlanjut hingga Melati hamil. Karena merasa malu dan usia kandungan Melati sudah besar, dia memutuskan pindah dari Samarinda ke Sangatta. “Setelah tinggal beberapa lama, dia melahirkan. Saat lahiran, hanya dibantu bidan untuk memotong tali pusar. Tapi, kata bidan, bayinya prematur jadi harus dirawat. Karena kasihan, makanya langsung saya suruh bawa ke RSUD untuk dirawat dengan ibunya. Tapi, karena tidak ada biaya, setelah dia (Melati) sehat, saya ajak ke Samarinda,” paparnya.


div>