SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Eks Bos Sucofindo Ngaku Tak Kenal Markus Nari

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Jumat , 25 Agustus 2017 16:29
Eks Bos Sucofindo Ngaku Tak Kenal Markus Nari

Ilustrasi.

RAKYATSULSEL.COM— Mantan Direktur PT Sucofindo, Arief Safari memenuhi panggilan penyidik KPK.

Sedianya, Arief diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi KTP elektronik untuk tersangka Markus Nari. 

Dalam pemeriksaannya, Arief mengaku ditanya penyidik mengenai hubungan dirinya dengan Markus. 

“Saya hanya tahu, tapi tidak kenal beliau. Dan tidak pernah bertemu selama proyek ini. Terus itu aja yang ditanya,” kata Arief kepada wartawan saat keluar gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/8). 

Arief yang terlihat mengenakan kemeja batik hijau berbalut jaket hitam keluar gedung KPK sekitar pukul 11.50 WIB. 

PT Sucofindo merupakan salah satu anggota konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) yang memproduksi proyek pengadaan KTP-el. 

Dalam kasus yang sama, Arief sempat beberapa kali dipanggil penyidik KPK. Arief juga sempat bersaksi di persidangan dua terdakwa KTP-el, Irman dan Sugiharto pada 4 Mei 2017 lalu. 

Dalam persidangan tersebut, Arief mengaku perusahaan yang dipimpinnya sempat mengalami kerugian hingga Rp 9 miliar saat awal pengerjaan proyek. Namun Sucofindo kemudian mendapatkan keuntungan dari pengerjaan proyek itu sebesar Rp 17 miliar. 

“Rp 8,2 miliar itu keuntungan Sucofindo dari total proyek e-KTP. Di mana sebetulnya dari proyek utamanya kita rugi Rp 9 M tapi untung Rp 19 M jadi total untung Rp 8,2 M,” kata Arief.[wid/rmol] 


div>