MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Eksekusi Asrama Latimojong, Oknum PN Kota Bogor Dituding Kongkalikong

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 27 April 2017 23:29
Eksekusi Asrama Latimojong, Oknum PN Kota Bogor Dituding Kongkalikong

Musmulyadi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Eksekusi lahan Asrama Mahasiswa Latimojong di Kota Bogor, Jawa Barat tepatnya di Jalan Dr Semeru No 27 yang berujung ricuh dan bentrok ditanggapi serius oleh mantan penghuni asrama tersebut, Musmulyadi.

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor tersebut menilai jika ada kongkalikong antara oknum Pengadilan Negeri Kota Bogor dengan mafia tanah.

“Sampai saat ini proses hukum terus berjalan namun ditenggarai adanya peran dan persekongkolan mafia tanah dan oknum Pengadilan Negeri Kota Bogor. Apalagi ketua pengadilan Kota Bogor sampai saat ini tidak bisa ditemui oleh mahasiswa penghuni Asrama Latimojong untuk meminta klarifikasi atas penerbitan surat eksekusi dari pengadilan,” ujar Adi, sapaan akrab Musmulyadi.

Adi menegaskan, jika Asrama Mahasiswa Latimojong tersebut adalah milik Pemprov Sulsel dan sudah ada sejak 1958. Asrama tersebut merupakan pusat pergerakan mahasiswa se-Sulsel di Bogor.

Adi,menambahkan jika asrama tersebut sebenarnya milik negara tetapi diperjualbelikan oleh seseorang yang keturunannya bukan berasal dari Indonesia.

“Munculnya sertifikat kepemilikan atas nama Yayasan Islamic Alghazaly menjadi akar masalah karena aset tersebut merupakan milik Pemprov Sulsel,” ujarnya. (*)


div>