MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Eksekusi Rumah di Jeneponto Berujung Ricuh, Satu Warga Tertembak

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Kamis , 08 Maret 2018 20:00
Eksekusi Rumah di Jeneponto Berujung Ricuh, Satu Warga Tertembak

Warga Jeneponto saat mencoba menghalau eksekusi rumahnya.

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto bersama Dandim 1425 Jeneponto, Letkol ARH Sugiri mengerahkan sedikitnya 500 personel gabungan melakukan eksekusi 14 rumah di kampung Batusaraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto yang berlangsung ricuh, Kamis (8/3).

Ditambah lagi satu SSK (kompi) Brimobda Sulsel lengkap peralatan PHH dan senjata api, satu SSK Batalyon 726, serta satu SST (Peleton) dari Kodim 1425 Jeneponto. Ditambah pasukan Raimas, Dalmas, Pamka, Pamtup, Tim Tindak, Negosiator dan anggota lainnya dari Polres Jeneponto. Satpol PP, Damkar, serta tim medis.

Selain itu, ratusan warga yang menolak eksekusi menghalau petugas dengan membakar ban dan melempari personel dengan batu, bom molotof dan bambu runcing.

Eskavator saat merubuhkan rumah warga.

“Ini pembodohan bagi kami, sudah berpuluh-puluh tahun kami tinggal disini. Pemerintah juga yang panggil nenek dan orang tua kami tinggal disini, kenapa kami lagi mau digusur,” aku salah satu warga sambil histeris.

Selain itu, sejumlah warga terlihat histeris saat ratusan personel ingin menerobos blokade warga. Aksi saling lempar pun tak terhindarkan. Polisi mengerahkan water canong untuk memukul mundur warga. Selain itu, salah satu warga terkena tembakan dibagian punggung. (*)


div>