SELASA , 16 OKTOBER 2018

Ekspor Sulsel Meningkat 15,49 Persen

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 16 September 2017 17:00
Ekspor Sulsel Meningkat 15,49 Persen

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Permintaan produk Sulsel dari berbagai negara semakin gencar. Hal itu terlihat dari nilai ekspor pada Agustus 2017.

Seperti data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel ekspor pada Agustus meningkat sebesar 15,49 persen (mtm) bila dibandingkan dengan nilai ekspor pada Juli 2017, yakni dari USD 73,20 juta menjadi USD 84,54 juta.

Sedangkan selama Januari hingga Agustus 2017 total nilai ekspor Sulsel mencapai USD661,72 juta, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016. Dimana nilai ekspor Sulsel USD700,74 juta, maka telah terjadi penurunan 5,57 persen.

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, mengatakan, peningkatan tersebut didorong dari segi komoditas. Nilai ekspor komoditas di Sulsel pada Agustus 2017 sebesar USD50,54 juta atau 59,79 persen dari total nilai ekspor Sulsel.

“Bukan hanya itu saja, adapula komoditas biji-bijian berminyak dan tanaman obat sebesar USD8,83 juta (10,44 persen), kemudian ikan, udang, dan hewan air tidak bertulang belakang lainnya, USD4,66 juta (5,51 persen), lalu disusul daging dan ikan serta hewan air lainnya yang diolah, USD4,44 juta (5,25 persen), serta garam, belerang, dan kapur USD3,80 juta (4,50 persen),” rincinya, Jumat (15/9).

Nursam merinci, ekspor komoditas ini meningkat berdasarkan dari permintaan (demand) negara tujuan dengan nilai empat terbesar. Sebut saja, Jepang melakukan demand sebesae USD54,26 juta (64,19 persen), disusul Tiongkok USD11,29 juta (13,36 persen), Amerika Serikat USD6,75 juta (3,75 persen). Jika dibandingkan pada bulan Juli 2017, ekspor Jepang meningkat 10,49 persen, Tiongkok naik 24,50 persen, Amerika Serikar 102,70 persen, dan Korea Selatan 91,46 persen.

“Jika dibanding dengan Agustus 2016, maka nilai ekspor ke Jepang mengalami penurunan 9,17 persen, Tiongkok turun 13,45 persen, Amerika SerikatĀ  33,99 persen dan Korea Selatan naik 143,94 persen,” urainya.


div>