MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Elektabilitas Golkar Terjun Bebas

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 28 September 2017 10:06
Elektabilitas Golkar Terjun Bebas

Doc. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Elektabilitas partai Golkar merosot tajam. Hal tersebut ditengarai akibat banyaknya kasus korupsi yang menyeret nama sejumlah elite partai beringin.

Berdasarkan data yang dirilis Center for Strategic and Internasionall Studies (CSIS) yang melakukan survei tingkat elektabilitas partai-partai politik, Golkar merosot cukup signifikan.

Dari 11,4 persen di tahun 2015, kemudian naik 14,1 persen di tahun 2016, dan anjlok hingga 10,9 persen di 2017. Tim pengkajian yang dibentuk partai ini juga membenarkan hal ini, setelah melakukan pertemuan dengan Litbang Kompas, SMRC dan LSI, untuk melihat tren elektabilitas Golkar.

Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Nurdin Halid, menyikapi situasi terkini partainya. Ia menyebut, ada dua lembaga survei yang memaparkan hasil elektabilitas Golkar.

“Nah, laporannya memang setelah mengundang dari pada dua lembaga survei, lalu melakukan diskusi. Kemudian mereka sendiri secara internal melakukan pendalaman-pendalaman kajian,” ujar Nurdin Halid kepada wartawan, di Restoran Puang Oca, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9) kemarin.

Menurut Nurdin Halid, salah satu, bukan satu-satunya faktor penurunan elektabilitas, adalah persoalan e-KTP.

Dalam kesempatan yang sama, Korbid Polhukam Golkar, Yorrys Raweyai, menjelaskan, kasus e-KTP jadi faktor paling signifikan menukiknya elektabilitas partai. Faktor lainnya karena minimnya tokoh di Golkar.


div>