SELASA , 12 DESEMBER 2017

Elektabilitas Rendah, Parpol Abaikan Kader

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 02 Oktober 2017 11:45
Elektabilitas Rendah, Parpol Abaikan Kader

Ilustrasi. (Doc.RakyatSulsel).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah parpol memilih untuk mengusung kader eksternal di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Alasan elektabilitas rendah dan jumlah kursi yang tidak cukup, membuat beberapa parpol memutuskan mengabaikan kader mereka, lalu berkoalisi dengan partai lain.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS), misalnya. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PKS Sulsel, Irwan ST,  mengatakan, PKS awalnya ingin mendorong kader. Namun setelah melihat perkembangan politik yang ada, sudah tidak memungkinkan.

“Kami ingin dorong kader sebagai wakil, namun kami lihat semua kandidat sudah memiliki wakil,” kata Irwan, baru-baru ini.

Irwan mengungkapkan, keputusan PKS tidak mengusung kader karena ada beberapa pertimbangan. Terutama basis massa PKS yang masih dianggap tidak begitu besar, seperti kandidat-kandidat lain.

“Pertimbangan kami, basis massa, kondisi politik, dan operasional tidak memungkinan,” ujarnya.

Sejauh ini, DPW PKS Sulsel hanya menyodorkan tiga nama kandidat calon gubernur ke DPP. Mereka adalah Nurdin Abdullah (NA), Nurdin Halid (NH), dan Agus Arifin Nu’mang. Tetapi, pihaknya saat ini belum bisa memastikan siapa yang akan mendapatkan rekomendasi tersebut.


div>