KAMIS , 20 DESEMBER 2018

‘Elektro Mengajar’, Wujud Kepedulian Mahasiswa kepada Bangsa

Reporter:

hur

Editor:

Senin , 14 September 2015 07:40
‘Elektro Mengajar’, Wujud Kepedulian Mahasiswa kepada Bangsa

Mahasiswa Elektro FT-Unhas bersama anak-anak Panti Asuhan Nurul Fatimah Gowa dalam kegiatan 'Elektro Mengajar'. (ist)

Penulis: Alif Faisal (Kord Kompartemen Informasi dan Komunikasi HME FT-UH)

RAKYATSULSEL.COM – Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Hasanuddin, melaksanakan bakti sosial ke panti asuhan dalam rangka mewujudkan tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat pada Minggu (3/9).

Kegiatan yang diberi nama ‘Elektro Mengajar’, merupakan program kerja dari kompartemen Pengabdian Masyarakat Himpunan Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini berlangsung di panti asuhan Nurul Fatimah Gowa dengan sasaran kepada 80 anak panti.

Kegiatan dilakukan dengan melibatkan seluruh anak panti asuhan Nurul Fatimah yang rata-rata memiliki tingkat pendidikan sekolah dasar. Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai bentuk kesadaran mahasiswa Elektro dalam mengawal keberlangsungan hidup masyarakat, yang lebih ditekankan kepada anak-anak panti asuhan yang sangat minim dengan pembelajaran dan juga perhatian.

Menurut Burhanuddin M, selaku ketua panitia Elektro Mengajar, kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap kepada anak-anak panti asuhan Nurul Fatimah. Agenda dilaksanaka tiap minggu dengan berbagai tahapan yaitu membangun motivasi, seni, keterampilan, dan teknologi.

“Kami harapkan agar apa yang kami dapatkan selama menjadi menempuh pendidkan yang mapan, bisa kami salurkan kepada mereka yang merasa kurang akan itu. Selain sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat yang nyata, kegiatan ini menurut kami mahasiswa sebagai refreshing atas aktifitas kuliah dan tugas di kampus,” kata Burhanuddin.

Mahasiswa Elektro yang tergabung dalam ‘Elektro Mengajar’ ini mewujudkan bukti bahwa tidak harus menjadi orang lain untuk mengabdi. Mencerdaskan kehidupan bangsa bukan tanggung jawab guru ataupun dosen. Mahasiswa juga punya peran untuk memajukan bangsa. Di tengah banyaknya masalah yang menimpa negara ini, bukan alasan bagi mahasiswa untuk menjadi apatis.


div>