JUMAT , 25 MEI 2018

Elite Parpol Mulai Layu

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 18 Oktober 2017 10:55
Elite Parpol Mulai Layu

Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pergerakan sejumlah elite parpol yang sebelumnya massif melakukan sosialisasi untuk bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Makassar, perlahan mulai meredup. Pada akhirnya, mereka lebih memilih menjadi penonton, karena terkendala kendaraan politik.

Di Partai Golkar misalnya. Ada Ketua Golkar Makassar Faroek M Beta dan Bendahara Golkar Sulsel Rusdin Abdullah, yang sempat optimistis diusung partainya bertarung di pilwalkot. Namun hingga saat ini, partai beringin belum menerbitkan rekomendasi usungannya.

Munafri Arifuddin disebut-sebut berpeluang besar mengendarai partai ini.
Sedangkan di Demokrat, Syamsu Rizal yang merupakan Wakil Wali Kota Makassar, juga memilih pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada partainya.

Di Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tiga kader terbaiknya disodorkan untuk mendampingi petahana Moh Ramdhan “Danny” Pomanto. Masing-masing, Wakil Ketua Bidang DPD PKS Makassar Iqbal Djalil, Sekretaris PKS Makassar Mudzakkir Ali Djamil, dan anggota DPRD Sulsel Sri Rahmi.

Namun, tak satupun yang menarik hati Danny. Petahana ini diisukan akan menjatuhkan pilihannya kepada Bendahara NasDem Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti.

Tak terkecuali Ketua PAN Makassar, Hamzah Hamid. Tak jadi bertarung di pilwalkot, PAN justru memilih untuk memenangkan Danny.


div>