RABU , 17 OKTOBER 2018

Empat Partai Baru Siap Adu Strategi

Reporter:

Suryadi - Fahrullah - Iskanto

Editor:

asharabdullah

Selasa , 20 Februari 2018 13:00
Empat Partai Baru Siap Adu Strategi

Dok. RakyatSulsel

– Berebut Simpati Pemilih di Pemilu 2019

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Empat partai baru bakal meramaikan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, setelah dinyatakan lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Strategi pemenangan mulai disusun, untuk merebut simpati para pemilih.

Diketahui, KPU telah meloloskan 14 partai politik dari 16 partai yang mendaftar menjadi peserta Pemilu 2019. Mereka adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Garuda, dan Partai Berkarya.

Selain itu, ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hanura, dan Partai Demokrat.

Diantara ke-14 partai tersebut, empat di antaranya merupakan pendatang baru di kancah politik. Seperti Partai Perindo, Partai Berkarya, Partai Garuda, dan PSI. Sebagai partai baru, tentunya tak mau kalah dengan partai yang telah lama berkiprah. Mereka telah menyiapkan strategi untuk menarik simpati publik, sekaligus menggagas perubahan untuk Indonesia.

Ketua DPW Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan, mengatakan, partai besutan Hary Tanoe tersebut jauh hari telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi Pemilu 2019.

Pasca ditetapkannya Perindo sebagai peserta Pemilu oleh KPU dan memperoleh nomor urut, jajaran pengurus di tingkat kabupaten kota hingga ranting langsung tancap gas melakukan sosialisasi ke publik.

“Jauh hari sebelumnya Perindo telah siap. Tentu pasca penetapan sebagai peserta pemilu, kami langsung sosialisasi ke masyarakat,” kata Sanusi, Senin (19/2) kemarin.

Sanusi menjelaskan, selain sosialisasi, Perindo membuka pendaftaran caleg untuk kabupaten kota hingga provinsi. Perindo membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat umum yang ingin bergabung.

“Kita buka selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin mengabdi dan berjuang untuk Tanah Air, khususnya di Sulsel lewat jalur legislatif,” ujarnya.

Pendaftaran bakal calon legislatif dari Partai Perindo mulai dibuka secara serentak di 24 DPD Perindo se Sulsel dan DPW Perindo Sulsel, pada 1 Februari hingga 2 Maret mendatang. Mengusung tagline “Indonesia Memanggil”, diharapkan banyak yang bergabung untuk ikut melakukan perubahan untuk Indonesia.

“Mari berbuat dan berjuang bersama Partai Perindo. Kita harus terlibat dalam pembangunan Indonesia ke depan. Jangan berpangku tangan. Mari bersama berbuat untuk nusantara,” seru Sanusi.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulsel, Fadli Noor, menuturkan, partainya sudah sangat siap mengikuti kontestasi politik lima tahunan mendatang. Ia mengklaim, infrastruktur partainya sudah sangat siap untuk ikut bertarung.

“Menghadapi Pemilu 2019 kami telah menyiapkan infrastruktur sama seperti parpol lama lainnya,” kata dia.

Apalagi, kata dia, PSI merupakan partai yang mayoritas keanggotaannya adalah kaum muda. Sehingga, hal itu merupakan kelebihan yang dimiliki PSI ketimbang partai lain. Apalagi, dalam membangun komunikasi kaum muda lebih mudah ketimbang orang-orang yang telah berumur.

“Keunggulan kami ada pada struktur kader partai yang mayoritas berumur di bawah 40 tahun, progressif dan mampu berkomunikasi dengan baik ke pemilih muda dan milenial,” jelasnya.

Bukan hanya itu, Fadli menjelaskan, PSI juga telah memiliki strategi sendiri untuk menarik simpati masyarakat. Baik itu melalui media sosial maupun kampanye langsung.

“Kami juga telah menyiapkan beragam tools dan perangkat untuk memenangkan kampanye melalui media sosial,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD Partai Berkarya Sulsel, Andi Patabai Pabokori, juga mengaku sudah sangat siap menghadapi pemilu mendatang. Dia langsung menginstruksikan semua kader untuk benar-benar melakukan seleksi caleg yang kapabel.

“Sebagai partai tentu pertama akan menargetkan untuk mendudukkan kader di parlemen. Dan kami sudah menginstruksikan kepada semua pengurus di kabupaten/kota untuk massif melakukan konsolidasi persiapan Pileg,” kata Mantan Bupati Bulukumba ini.

Sebagai partai baru, dia mengaku akan melakukan konsolidasi lebih intens dan agresif dengan tujuan menggaet simpati pemilih. “Tentu akan jauh lebih massif dan lebih intens. Mulai dari pengurus tingkat provinsi sampai ranting harus bekerja keras,” terangnya.

Kesiapan menghadapi Pemilu 2019 juga disampaikan Ketua DPD Partai Garuda Sulsel, Mohammad Ilham Abdullah. Ia mengatakan, lolosnya Partai Garuda sebagai peserta Pemilu 2019 mendatang, berkat kerja keras yang dilakukan sebelumnya.

“Apa yang kami kerjakan secara silent, alhamdulillah bisa membuatkan hasil. Kami tidak melakukan publikasi karena benar-benar fokus memenuhi persyatan KPU dan segala rintangan tanpa mengenal waktu,” kata Ilham.

Untuk menarik simpati masyarakat, selain melakukan sosialisasi seperti partai lain pada umumnya, Partai Garuda juga menyiapkan strategi khusus. Namun, ia enggan membeberkan, seperti apa strategi untuk menarik simpati pemilih. “Strategi menarik simpati pemilih sudah kami siapkan,” imbuhnya.

Ilham menambahkan, Partai Garuda sebagai partai baru, menawarkan perubahan untuk Indonesia lebih baik lagi ke depannya. Apalagi, masih banyak sektor yang membutuhkan perbaikan.

“Intinya, kami prihatin dengan kondisi saat ini. Dan kami siap membawa Negeri ini lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya. (*)

 


div>