RABU , 14 NOVEMBER 2018

Hasil Pencurian Brangkas PDAM Dibagi ke Keluarga

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 01 Agustus 2017 19:16
Hasil Pencurian Brangkas PDAM Dibagi ke Keluarga

Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi saat memperlihatkan barang bukti saat press rilis terkait pengungkapan pelaku pembobol brankas PDAM Makassar, Selasa (1/8). Foto: ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim Reserse Kriminal Polrestabes dibantu oleh Resmob Polda Sulsel berhasil mengungkap pelaku pembobol brangkas PDAM Makassar yang berisi uang tunai Rp 1,2 Miliar pada Selasa (25/7) lalu.

Pencurian isi brangkas tersebut dilakukan oleh empat pelaku, satu diantaranya ditangkap di Provinsi Ambon.

Identitas keempat pelaku yang berhasil diamankan, yakni M.Iwan (34), M.Tuanaya (43), sementara dua pelaku lainnya yang masih dilakukan pengembangan dengan status Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Tamma dan Asri.

Tuanaya merupakan warga asli ambon yang tinggal di jalan Psihori Kecamatan Salahutu Ambon Maluku, ia diringkus oleh tim buser Mapolres Ambon dan Tim Polrestabes Makassar sementara Iwan warga kelurahan Pai Kecamatan Biringkanaya Makassar dan diringkus tim resmob Polrestabes.

Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi menjelaskan kronologi peristiwa tersebut berawal dari keempat pelaku yang sedang melintasi area kantor PDAM, kemudian melakukan pengecekan dan mempelajari kondisi kantor PDAM sehari sebelum melancarkan aksinya.

Dia menambahkan, keempat pelaku mulai aksinya pada pukul 02.00 dini hari dengan menggunakan mobil rental, kemudian membagi tugas, kedua pelaku Iwan dan Tuanaya masuk kedalam melalui pintu belakang, saat beraksi, kedua pelaku melihat ruangan bagian keuangan dengan menggunakan linggis dan obeng kedua, pelaku berhasil mengambil brangkas berisi uang Rp 1,2 miliar sementara Tamma dan Asri menunggu diluar Kantor PDAM sambil berjaga-jaga.

“Kedua tersangka membuka brangkas dengan linggis dan obeng plat namun yang paling penting dalam pengungkapan asalah adanya sidik jari yang tertinggal sehingga tim dengan cepat menggungkap pelaku,” kara Endi Sutendi, Selasa (1/8).

[NEXT-RASUL]

Ia menyebutkan bahwa kedua pelaku yang membobol kantor PDAM tersebut merupakan resedivis sepecialis pencurian pembobolan brangkas.

“Kedua tersangka ini adalah pemain lama yang kerap kali mencuri dan membobol berangkas, dan terakhir kedua pelaku tersebut melakukan aksi pembobolan brankas di Jalan Tol Sutani,” ucap Endi Sutendi

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan mengatakan bahwa hasil pencurian brangkas yang berisi Rp1,2 Miliar tersebut telah di bagi ke beberapa sanak keluarga dan juga membeli kendaraan pribadi.

“Hasil pencurian dibagi empat yang masing-masing diperkirakan setiap orang mendapat sekitar 280 juta,” ucap Anwar Hasan

Ia menjelaskan, dari hasil introgasi kepada tersangka Tuanaya, hasil curiannya itu membeli kendaran bermotor merek Yamaha dan membayar sebagian utang bahkan menghabiskan untuk pesta minuman keras, sementara untuk Iwan, uang curian tersebut dihabiskan untuk membeli kawasaki Ninja, kemudian memberikan uang ke pacarnya dan membayar sebagian utang.

“Kita akan masih memburu kedua pelaku tersebut karena sisa uang sekitar 500 juta masih ada di mereka,” ujar Anwar Hasan

Sementara soal kebakaran yang terjadi setelah perampokan, Anwar enggan menyebut lebih jauh, dimana menurutnya hasil forensik masih ditunggu untuk melihat apa sebab kebakaran terjadi.


div>