SELASA , 18 DESEMBER 2018

Enam Bulan Tidak Terima Gaji, Tenaga Kesehatan RSUD Bantaeng Datangi DPRD

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Senin , 16 Juli 2018 11:36
Enam Bulan Tidak Terima Gaji, Tenaga Kesehatan RSUD Bantaeng Datangi DPRD

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM - Ratusan tenaga honorer yang terdiri dari sejumlah Dokter konrak, Bidan, Perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang tergabung dalam Aksi Solidaritas dan Keprihatinan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Umum Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu (RSUD Bantaeng) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bantaeng, Jalan Andi Mannapiang, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Senin (16/7). Foto: Jejeth/RakyatSulsel

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Ratusan tenaga honorer yang terdiri dari sejumlah Dokter konrak, Bidan, Perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang tergabung dalam Aksi Solidaritas dan Keprihatinan Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Umum Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu (RSUD Bantaeng) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bantaeng, Jalan Andi Mannapiang, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Senin (16/7).

Dalam aksinya, ratusan tenaga kesehatan yang sudah enam bulan tidak terima gaji sejak bulan Januari 2018 ini menyampaikan empat tuntutannya kepada Pemkab dan DPRD Bantaeng.

“Yang pertama bayarkan tenaga medis, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya sama seperti tahun – tahun sebelumnya. Padahal dalam perundang – undangan mengatur hak tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk mendapatkan jasa pelayanan, tambahan penghasilan, insentif dan penghargaan,” jelas salah satu Dokter muda, dr. Ainun.

Dalam diskusinya di aula kantor DPRD Bantaeng, hadir pula Ketua DPRD Bantaeng, Abd. Rahman Tompo, Direktur RSUD Bantaeng, dr. Sultan, anggotan dewan Komisi B dari Fraksi PKS, Suardi dan Ridwan, Fraksi PKB, Muh. Asri, dan dari Fraksi Gerindra, Husain. (*)


div>