SENIN , 16 JULI 2018

Enrekang Siapkan Rp 4,4 milyar Dana Integrasi Jamkesda

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 05 Februari 2016 16:31

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Peserta Jaminan Kesehatan daerah (Jamkesda) yang jumlahnya mencapai 27.192 orang di Enrekang, dihimbau untuk tidak khawatir dengan peralihan dan diberlakukannya BPJS Kesehatan. Pasalnya, Pemkab Enrekang untuk tahun anggaran 2016 ini, sudah menyediakan dana sebesar Rp 4,4 milyar sebagai dana sinkronisasi. Selain Pemkab Enrekang, Pemprov Sulsel juga telah menganggarkan sekitar Rp 3 milyar sebagai hasil kesepakatan bersama.

“Totalnya ada sinkronisasi Jamkesda mencapai Rp 7,4. Kita menanggung beban 60 persen dan propinsi 40 persen,” jelas Andi Ulung Tiro, Kadis DPKAD saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/2).

Dari jumlah warga Enrekang yang mencapai sekitar 246.000 jiwa, kata Andi Ulung, sebanyak 81.000 jiwa di antaranya adalah pemegang kartu KIS yang ditanggung pemerintah pusat melalui APBN. Selebihnya, diharapkan menjadi peserta BPJS mandiri.

Terpisah, Kadis Kesehatan dr. Marwan Ganoko yang dikonfirmasi via telepon selulernya menyatakan bahwa berdasarkan verifikasi pihak BPJS, dari 27.192 jiwa peserta Jamkesda, yang lolos untuk mendapatkan kartu BPJS hanya 15.000 jiwa.

“Tim penanggulangan kemiskinan daerah yang di dalamnya termasuk Dinas Kesehatan, sudah menyerahkan data-data pemegang Jamkesda yang akan diintegrasikan ke BPJS. Namun hanya sekitar 15.000 yang lolos verifikasi,” kata dr. Marwan Ganoko.


div>