RABU , 14 NOVEMBER 2018

Fachruddin Rangga Ngaku Diawasi Bawaslu Saat Reses

Reporter:

Editor:

Iskanto

Selasa , 30 Oktober 2018 17:00
Fachruddin Rangga Ngaku Diawasi Bawaslu Saat Reses

Fachruddin Rangga (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) telah memberikan warning atau peringatan ke anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Baik itu tingkat kabupaten kota, provinsi maupun DPR RI yang kembali maju sebagai kandidat agar tidak menyalagunakan kegiatan reses untuk berkampanye.

Beberapa waktu lalu, komsisoner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad pernah mengatakan jika anggota DPRD bisa melakukan reses tapi tidak bisa ditunggangi kampanye. Karena reses adalah kewajiban mereka dengan menggunakan fasilitas negera, sementara kampanye untuk kepentingan pribadi dan partai politiknya.

Salah satu calon incumbent, Fachruddin Rangga mengatakan memang dirinya sadar jika reses itu adaah tugas dan kewajiban mereka untuk menyerap aspirasi dari masyarakat dan dia juga tau jika kampanye tidak diperbolehkan saat melakukan reses.

“Kalau kita menyedari, reses itu salah satu tugas DPRD, saya kira teman-teman dan saya juga secara pribadi tidak melakukan kegiatan itu (Reses sekaligus Kampanye), menggukan hak pokok menjalankan tugas reses secara mestinya,” ujarnya.

Politikus Golkar ini menyebutkan sebagai manusia biasa pastinya juga tidak luput dari kata-kata politik saat melakukan reses. Tapi dalam pelaksaannya yang sudah berlasung sejak 24 Oktober lalu setiap mendatangi konsituennya tidak pernah memawa Alat Peraga Kampanye (APK).

“Secara pribadi tidak mau melakukan untuk kepentingan legsilatif. Posisi kami calon incubent, dan manusia biasa tidak lupuk kesengajaan. Tapi batas-batas kami tau apa yang akan dilakukan dimasa reses,” terangnya.

Fachruddin Rangga yang kembali maju di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, Gowa dan Takalar mengakui jika semasa reses ini telah dimata-matai oleh Bawaslu Kabupaten maupun kecamatan. “Masa reses yang kami lakukan menjadi pantau pihak bawaslu dan saya mengalami itu,” sebutnya.

Bahkan kata adik mantan Bupati Takalar ini menyebutkan kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Takalar dan Gowa. Dan hal itu terjadi sebelum hinggah selesai masa reses dilakukan.

“Teman-teman (Bawaslu) sudah lebih dahulu. dan saya yakinka tidak pernah akan melenceng dari kegiatan reses,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan Reses yang dilakukannya, Facruddin Rangga menuturkan kepada Bawaslu yang melakukan pengawasan, jika dia bagian dari reses. Jika mereka ingin memberikan masukan atau aspirasi bisa disampaikan. “Bawaslu bagian reses, dan saya anggap teman-teman (Bawaslu yang hadir) bagian dari peserta,” tutupnya. (*)


div>