MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Fahri Dituding Gunakan Duit APBN Buat Kampanye

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 25 April 2016 19:57
Fahri Dituding Gunakan Duit APBN Buat Kampanye

int

RakyatSulsel.com — Di tengah kecemasan terhadap putusan nasibnya di DPR, Fahri Hamzah dilaporkan ‎Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Fahri dituding melakukan pelanggaran kode etik. Menurut Ketua Umum‎ AMPB Suwitno, ‎Fahri telah menyalahgunakan fasilitas Pimpinan DPR untuk kepentingan pribadi.

Dijelaskannya, dalam sebuah tayangan di stasiun televisi swasta ‘TVOne’ bertajuk TV Parlemen muncul sosok Fahri.

Di acara yang tayang pada 20 April sekitar pukul 06.50-07.00 WIB itu, Fahri disebut sebagai wakil ketua DPR bidang ‎Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra)‎ dari fraksi PKS asal daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemudian dikatakan ikut mencalonkan diri sebagai calon ketua umum ikatan alumni Universitas Indoensia (Iluni).

“Ini sama sekali tidak berkaitan dengan DPR,” ujarnya dalam surat yang disampaikan ke MKD, Senin (25/4).

Warta Parlemen, lanjut Suwitno, nyatanya merupakan advetorial iklan yang diproduksi oleh Humas DPR RI.

[NEXT-RASUL]

Dimaksudkan sebagai sarana sosialisasi kegiatan DPR yang biaya ‎produksi dan penayangan iklan tersebut didanai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

“Pastinya, biaya iklan tersebut berkisar miliaran rupiah. Karena itu, AMPB melaporkan Fahri ke MKD atas pelanggaran kode etik‎ baik dengan sengaja, sadar dan terencana ,” ungkap dia.‎

Suwitno meminta agar majelis MKD segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menyidangkan Fahri secara terbuka.

“Harus diambil tindakan sanksi kode etik. Plus tuntutan pengembalian biaya iklan warta parlemen, yang digunakan sebagai kampabye kepentingan pribadi Fahri Hamzah,” pungkasnya.(dna/JPG)


Tag
  • Fahri Hamzah
  •  
    div>