SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Faktor Menikah Alasan Mayoritas Siswa Tidak Hadiri UNBK

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 03 April 2017 20:18
Faktor Menikah Alasan Mayoritas Siswa Tidak Hadiri UNBK

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo melakukan video conference kepada semua Kepala UPTD untuk mengecek seluruh pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kantornya, beberapa waktu lalu. foto: ashar abdullah/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo telah melakukan video conference kepada semua Kepala UPTD untuk mengecek seluruh pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kantornya, Senin (4/3).

Pada video confrence itu, Irman mengakui, 13 kabupaten/kota melaksanakan UNBK. Dengan rincian dari 13 kabupaten/kota tersebut, hanya dua kabupaten yang siswanya hadir semua, yang lainnya ada siswa yang tidak hadir salah satu alasannya karena sudah menikah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, mengatakan, pihaknya akan kembali mengkroscek ulang, apa hambatan atas ketidakhadiran siswa tersebut, jika dimungkinkan, maka akan dikonsultasikan ke pusat lalu memberikannya ujian susulan.

“Kita minta laporan dari wali kelas kenapa tidak hadir untuk hari pertama itu. Kalau kehadirannya sampai empat hari, kita akan konsultasikan apa hambatannya apakah ketidak hadirannya dimungkinkan lalu kita laporkan kita ke pusat dulu, bagaimana progres yang kita akan hadapi. Siapa tahu sakit atau ada kendala permanen di empat hari ini, kalau memungkinkan kita akan lakukan susulan,” ungkapnya.

Pelaksanaan UNBK SMK di Sulsel, mulai dilakukan sejak 3-6 April. Dimana Khusus Sulsel untuk pertama kalinya dilaksanakan 100 persen.

“Ini pertama kalinya seluruh SMK se-Sulsel, ujiannnya berbasis komputer. Pagi ini saya jalan memantau kelancarannya, semoga semua sesuai ketentuan,” jelasnya.

Untuk UNBK ini, Jumlah SMK (negeri/swasta) yang mengadakan UNBK 100 persen, yaitu 305 SMK dengan jumlah siswa 35.231 orang. (***)


div>