SENIN , 23 JULI 2018

Fashar Padjalangi Minta Masyarakat Waspadai Politik Uang

Reporter:

Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 23 Juni 2018 12:15
Fashar Padjalangi Minta Masyarakat Waspadai Politik Uang

Calon Bupati Bone Incumbent Andi Fashar Padjalangi. (ist)

BONE, RAKYATSULSEL.COM – Calon tunggal pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bone, Andi Fahsar M Padjalangi menyerukan seluruh masyarakat untuk mengawasi jalannya Pilkada serentak 2018 baik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel maupun Pilkada Bone.

Menurutnya, masyarakat harus pro-aktif ambil bagian, tidak sekadar dengan berpartisipasi dalam memilih tapi juga mengawasi pelaksanaan. Terlebih, menjelang hingga pasca-pemilihan, potensi kecurangan sangat tinggi, termasuk praktik politik uang berupa jual beli suara.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Bone mengaku masyarakat harus berani melaporkan politik uang bila menemuinya di lapangan. Hal itu, kata dia, demi kehidupan demokrasi yang lebih baik. Kata dia, jangan sampai Sulsel dipimpin oleh calon gubernur yang dimodali oleh pemodal alias cukong.

“Praktik jual beli suara di Pilkada itu mencederai demokrasi, menghancurkan masa depan daerah. Makanya, jangan sampai menggadaikan nasib kita hanya untuk uang, mari pilih pemimpin dengan program terbaik. Saya minta masyarakat jangan takut untuk melaporkan praktik jual beli bila menemuinya di lapangan,” kata Fahsar, Jumat (22/6) kemarin.

Ia menambahkan, patut dicurigai calon gubernur yang menghamburkan materi demi menggapai kekuasaan telah menggadaikan dirinya kepada cukong. Calon gubernur berwatak demikian akan menghalalkan segala cara untuk meraih kursi kekuasaan. Ironisnya, tatkala memimpin kelak, dia akan tersandera dan hanya akan menjadi dari cukong.

“Bagaimana daerah kita bisa sejahtera kalau pemimpinnya tidak mandiri, tidak berdaulat. Kasihan rakyat menjadi korban, jangan harap angka kemiskinan, angka pengangguran dan kesenjangan bisa menurun. Malah masyarakat akan semakin menderita,” jelasnya.

Ia pun menggaransi pasangan nomor urut 1, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) terbebas dari cukong. Menurutnya, pasangan nasionalis-religius itu sejak awal telah memagari diri dan tim pemenangan untuk tidak menerima bantuan dari cukong.

Ia mengungkapkan masyarakat Bone adalah pemilih cerdas yang tidak akan tergiur dengan politik uang. Ia menilai pasangan NH-Aziz diterima oleh masyarakat Bone atas dasar ikatan emosional berkat ketokohan dan program pro-rakyat.

“Jangan coba-coba melakukan praktik jual beli suara di Bumi Aru Palakka. Kita siap tangkap tangan dan laporkan agar diproses sesuai aturan,” pungkasnya. (*)


div>