RABU , 13 DESEMBER 2017

Fasilitas Belum Maksimal, Aktivitas Ekspor di PPN Untia Masih Sepi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 14 Oktober 2017 12:00
Fasilitas Belum Maksimal, Aktivitas Ekspor di PPN Untia Masih Sepi

Presiden RI, Joko Widodo saat meresmikan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia, Makassar, Sabtu (26/11/2016) lalu. foto: ashar abdullah/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSE.COM – Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia Makassar saat ini masih sepi. Aktivitas bongkar muat ataupun jual beli hanya sesekali saja dalam seminggu terjadi. Alasannya bermacam-macam. Mulai dari dangkalnya air laut di perairan tersebut sampai tidak adanya air bersih yang tersedia.

Kekurangan fasilitas PPN Untia ini, berpengaruh pada menurunnya minat nelayan untuk datang, alhasil rencana aktivitas ekspor yang diumbar di hadapan presiden RI, Joko Widodo ini harus menunggu tahun depan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Sulkaf S Latief, mengatakan, pihaknya sudah berupaya agar PPN ini bisa segera beroperasi secara optimal. Sosialisasi sudah gencar dilakukan kepada pemilik kapal, pengusaha dan eksportir perikanan.

“Banyak pengusaha siap memanfaatkan pelabuhan ini untuk bongkar muat tangkapan ikannya,” kata Sulkaf.

Sulkaf mengatakan, progres saat ini terhadap fasilitas cold storage sementara dibangun. Khusus untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) sudah ada izin pemerintah pusat. Sisa pembicaraan dengan pihak Pertamina.

“Kalau Pertamina sudah oke kan sisa dibangun,” jelasnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta semua pihak terkait agar segera membantu mempercepat penyediaan fasilitas pelengkap PPN Untia.


div>