KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Fasilitator Diduga “Sunat” Dana PKH Warga Bantaeng

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Lukman

Rabu , 25 April 2018 19:17
Fasilitator Diduga “Sunat” Dana PKH Warga Bantaeng

int

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah warga Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, mendatangi Kantor UPTD Dinas Sosial untuk melakukan protes terhadap proses penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang dianggap tidak sesuai dengan prosedur.

Muhammad Sabri salah seorang warga Lamalaka menyatakan bahwa sebagian warga menyatakan protes akan prosedur serta proses pendataan yang dilakukan oleh pengurus PKH ini.

“Saya tidak terima proses pendataan ini karena ada yang menurut saya seharusnya layak menerima bantuan ini tapi tidak mendapatkan, di sisi lain ada warga yang tidak pantas menerima malah mendapatkan bantuan ini,” ungkapnya.

Syamsul yang juga warga Lamalaka mengatakan, yang lebih parah setiap pencairan dana ini ada pemotongan sebesar 150 ribu dengan berbagai alasan seperti untuk rekreasi katanya.

Eka, yang merupakan fasilitator untuk wilayah kecamatan Bantaeng mengaku tidak tahu menahu akan adanya pemotongan anggaran yang dilakukan oleh pengurus.

“Setahu saya sampai sekarang ini, tidak pernah ada pemotongan anggaran, pernah memang beberapa waktu yang lalu diadakan acara di daerah Jambua, tapi saya tidak tahu kalau itu adalah hasil dari pemotongan dana PKH yang diterima oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, jika hal itu betul terjadi maka harus dihentikan dan uang masyarakat yang telah diambil oleh oknum secepatnya harus segera dikembalikan. (*)


div>