KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Fatmawati Rusdi Deklarasi ODF di Kecamatan Kulo

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Sabtu , 10 Desember 2016 12:22
Fatmawati Rusdi Deklarasi ODF di Kecamatan Kulo

Fatmawati Rusdi.Ilustrasi

SIDRAP, RAKYATSULSEL.COM — Di tengah-tengah kesibukannya sebagai anggota DPR RI, Ketua Forum Kabupaten Sehat, Hj Fatmawati Rusdi masih menyempatkan diri menghadiri acara deklarasi Kecamatan Open Defecation Free (ODF) di Aula Kantor Kecamatan Kulo,

Kabupaten Sidrap, Jumat (8/12/2016). Kecamatan Kulo sendiri menjadi kecamatan ke dua di Kabupaten Sidrap yang mendeklarasikan diri sebagai Kecamatan ODF setelah  Kecamatan Baranti di tahun 2015 lalu.

Acara deklarasi Kecamatan ODF itu dihadiri seribuan lebih peserta yang berasal dari kalangan muda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa, lurah dan mahasiswa STIKES Muhammadiyah Sidrap dan berbagai elemen lainnya.

Acara deklarasi ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi yang disampaikan Camat Kulo, Faradillah Bakri didampingi para kepala desa, lurah dan tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh adat setempat. Dalam deklarasi seluruh masyakat Kulo berkomitmen untuk menjadikan budaya bersih, terutama komitmen tidak buang air besar sembarangan (BABS).

Menurut Faradillah, dari hasil verifikasi yang dilaksanakan tim independen Dinas Kesehatan dan sektor terkait, dari 6 desa yakni Abbokongang, Bina Baru, Kulo, Maddenra, Mario dan Desa Rijang Panua.  

“Hasilnya jika pada tahun 2011 akses jamban yang layak 40 persen dan meningkat menjadi 100 persen hari ini, sehingga menempatkan Kecamatan Kulo sebagai kecamatan ODF ke dua di Sidrap dan ke lima di Sulawei Selatan,”terangnya.

Semenara Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi mengatakan, dalam rangka memperkuat upaya pembudayaan hidup bersih dan sehat, mencegah penyeberan penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kemampuan masyarakat, serta mengimplementasikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar yang berkesinambungan dalam pencapaian Universal Akses tahun 2019, Kabupaten Sidrap terkait komponen kesehatan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (STBM), telah melakukan beberapa hal.

 Diantaranya lanjut legislator Pusat dari Fraksi PPP ini telah menjalankan pilar yang meliputi Stop BABS, cuci tangan pakai sabun, Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga.

“Semoga dengan pelaksanaan 5 pilar PSTBM ini, bisa mempermudah upaya peningkatan akses sanitasi masyarakat yang lebih baik,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, istri Bupati Sidrap, H Rusdi Masse ini juga memberikan apresiasi upaya kecamatan Kulo menjadi kecamatan ODF. “Semoga ini memperkuat upaya dan akselerasi program kabupaten sehat,”tandasnya.

Deklarasi Kecamatan Kulo menjadi kecamatan ODF juga mendapat apresiasi dari Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr Hj Nurul Amin.

Menurutnya apa yang telah dilakukan Kulo bisa dicontoh oleh kecamatan lainnya yang belum ODF.

“Dan kita sangat mengapresiasi sebab tahun depan ada Sidrap mengajukan 5 kecamatan untuk jadi kecamatan ODF. Satu kecamatan saja itu berat. Tapi ini 5 kecamatan. Ini luar bisa,”ujarnya.

Menurutnya, Sidrap sudah banyak memperoleh penghargaan baik dari porvinsi maupun nasional di sektor kesehatan, sehingga dr Nurul yakin atas dukungan penuh Ketua Forum Kabupaten Sehat, Hj Fatmawati Rusdi, tahun mendatang Sidrap bisa meraih penghargaan lagi. “Dan saya sangat yakin itu, sebab Ibu Ketua Forum Kabupaten Sehat mendukung itu,”ujarnya.

[NEXT-RASUL]


Tag
div>