JUMAT , 20 JULI 2018

Februari 2016, Target Tanam Minus 10 ribu Ha dari Target Pusat

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 28 Februari 2016 15:03
Februari 2016, Target Tanam Minus 10 ribu Ha dari Target Pusat

int

SOPPENG, RAKYATSULSEL.COM – Capaian produksi padi pada Oktober 2015 hingga Maret 2016 di Kabupaten Soppeng tak mencapai target, dari hasil yang telah dicapai, hingga Februari Kabupaten Soppeng, mempunyai utang tanam sebanyak 5000 Ha.

Meski demikian, target tanaman Okmar Oktober Maret tahun 2016 ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis bisa mencapai.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng, Yuliana, saat membacakan laporannya di hadapan Bupati Soppeng mengatakan, tidak tercapainya target tanam Oktober – Maret disebabkan berbagai kendala dilapangan, menurutnya musim kemarau yang melanda di beberapa daerah membuat target tidak tercapai.

“Musim kemarau juga menjadi kendala utama, yang membuat bulan Februari 2016 kita kekurangan tanam sebesar 10 ribu Ha, tapi saat ini kita sudah antisipasi dengan pompa,” jelasnya.

Selain musim kemarau, lanjut Yuliana, yang menjadi kendala di Kecamatan Marioriawa, ada sekitar 1000 Ha sawah tadah hujan. Bukan hanya itu, kata dia, pengalihan tanam juga menjadi kendala, menurutnya, ada petani yang awalnya menanam padi sekarang mengalihkan penanaman pala wija.

“Kita sudah turun dilapangan untuk menyampaikan kepada petani, untuk itu ke depannya akan kembali menanam padi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak mengatakan, di hadapan seluruh Penyuluh Pertanian dan seluruh komponen program Upsus. Pihaknya dalam hal ini pemerintah akan membantu segala sesuatu yang menjadi kendala, sehingga Maret bisa kita capai target.

“Saya mau, hari ini semua keluhan dituangkan di pertemuan ini. Saya tidak mau nanti ada masalah lagi, karna kita semua yang ada disini ingin bekerja secara tim.” Tegasnya, Sabtu (27/2).

Akar sapaan akrab Andi Kaswadi, menginginkan target yang diberikan oleh dirjen tidak akan bisa direalisasikan jika semau kendala dilapangan tidak kita ketahui, untuk itu, walaupun itu pahit, tuangkan saja biar kita diagnosa, jika diagnosa salah, kita tidak akan tahu akan memberi obat apa.

“Tuangkan saja semua permasalahan di pertemuan ini. Kalau diagnosanya salah, obat apapun yang akan kita berikan, yakin dan percaya, penyakitnya tidak akan sembuh,” tegas Kaswadi.


Tag
  • Soppeng
  •  
    div>