SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

FEMME 2018 Jadi Wadah Desainer Muda Berkarya

Reporter:

Nhera

Editor:

Lukman

Rabu , 11 April 2018 20:40
FEMME 2018 Jadi Wadah Desainer Muda Berkarya

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan saat berjalan diatas Catwalk memperkenalkan salah satu karya anggota Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gelaran FEMME & Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2018 bukan hanya sebagai ajang untuk menjual produk-produk dari berbagai brand, namun sebagai wadah desainer mudah untuk berkarya dan mempromosikan produknya.

Hal ini disampaikan I Gusti Ayu Bintang istri Menteri Koperasi dan UKM RI Agung Gede Ngurah Puspayoga saat membuka FEMME 2018 di Four Point By Sheraton Makassar, Rabu (11/4).

Dia menuturkan, selain sebagai wadah para desainer muda, juga untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus mengembangkan usahanya.

“Gelaran ini membawa manfaat untuk kita semua, khususnya pengrajin. Melalui gelaran ini kita bisa mewujudkan industri ini sebagai pusat mode dunia. Tentu dengan adanya event-event seperti ini bisa mendorong hasil produk-produk UMKM menjadi lebih bernilai jual dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Di tengah era digital pemasaran online semakin menjamur, tak bisa dipungkiri pemasaran secara offline dalam hal ini pameran produk masih tetap dibutuhkan. Melalui gelaran ini para pelaku industri kreatif bisa saling bertemu dan bertransaksi.

“FEMME tak hanya dijadikan media promosi produk saja, tetapi sebagai media inspiratif dan edukasi yang terus membawa manfaat untuk masyarakat khususnya bagi kemajuan para pengrajin dan seluruh desainer di indonesia,” pungkasnya.

Sementara, Chairwomen FEMME Icha AZ Lili menambahkan, tahun ini gelaran FEMME berbeda dari tahun sebelumnya. Bayangkan saja, Gelaran FEMME dan Celebes Beuty Fashion Week 2018 ini menghadirkan 350 brand, 100 model lokal dan nasional, 50 designer ternama tanah air, 25 brand artis, 50 fashion show, 30 boot kuliner dan lainnya.

“Kami juga mengadakan beberapa perlombaan sebagai wadah penyalur bakat baik kepada ibu-ibu IWAPI atau Deskranasda dan juga untuk anak-anak,” bebernya.

Adapun jenis perlombaan yang dihadirkan di acara ini adalah seperti lomba Top model cilik, pemilihan kebaya classic kartini by IWAPI Sulsel dan pemilihan Putri Bunga Gowa by Dekranasda Gowa. Di samping itu juga acara lain seperti fashion show dari designer, talkshow, demo makeup, dan berbagai acara lainnya. (*)


Tag
  • Femme 2018
  •  
    div>