• Jumat, 01 Agustus 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat SMP

Tanamkan Budaya Indonesia Melalui Seni

Selasa , 07 Mei 2013 12:30
Total Pembaca : 1538 Views
Lomba. Salah satu peserta Nurul Annisa dari SMP 34 Makassar mengikutiFestival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) / MTs / swasta yang diselenggarakan di SMP Negeri 13 Makassar jalan Tamalate VI No.2 Perumnas kemarin Senin (6/5) (Foto : OPHIK/RAKYAT SULSEL)

Baca juga

Mengenalkan dan menanamkan budaya Indonesia sejak dini sangatlah penting, mengingat mereka adalah generasi penerus yang akan melestarikan dan memelihara budaya ibu pertiwi. Demi meningkatkan kecintaan seni dikalangan siswa itulah, Dinas Pendidikan Kota Makassar menggelar program tahunan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP / MTs / Negeri dan Swasta.

FESTIVAL Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) / MTs / swasta  tahun ini diselenggarakan di SMP Negeri 13 Makassar jalan Tamalate VI No.2 Perumnas berlangsung meriah. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Makassar dalam rangka kegiatan pembinaan Minat, bakat dan kreatifitas siswa ini berlangsung mulai tanggal 6 hingga 8 Mei ini disambut prositif oleh peserta yang berasal dari SMP se-kota Makassar. Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Makassar, Nurdin Rasyid dalam sambutannya mengatakan, peran pendidikan seni dapat berfungsi sebagai pendekatan dalam belajar, sehingga melalui penerapan pendidikan seni dapat mengembangkan berbagai kemampuan dasar peserta didik untuk mencapai keseimbangan yang dikehendaki.  “Kesenian itu merupakan sesuatu yang menyenangkan dan negeri kita sangat kental dengan keseniannya jadi harus dikembangkan sedini mungkin,” ujarnya, Senin (7/5).

Oleh karena itu, lanjut Nurdin, kesenian yang mengandung nilai-nilai luhur budaya bangsa merupakan persoalan strategis, karena dapat menentukan kerangka budaya dan karakter bangsa untuk memperkokoh kepribadian bangsa dan ketahanan budaya nasional. Lebih lanjut dikatakan bahwa pengembangan karakter yang dituju adalah karakter yang memiliki fondasi yang kokoh dengan landasan nilai-nilai budaya bangsa yang luhur untuk membentuk insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif. Salah satu peluang untuk menyatakan identitas diri ini adalah melalui kegiatan seni. Kegiatan seni dianggap potensial oleh karena mampu mengekpresikan identitas diri dan kelompok secara alamiah. “Melalui seni, simbol budaya, mitos, keyakinan, dan harapan dari suatu kelompok dapat dinyatakan secara efektif dan otentik. Seni sebagai pemberi identitas maksudnya adalah melalui kekayaan seni budaya Indonesia kita mampu menunjukkan jati diri bangsa Indonesia di tengah budaya global,” bebernya.  Selain meningkatkan minat dan bakat siswa, Nurdin berharap melalui kegiatan lomba seni ini para kreatifitas siswa juga dapat terpacu untuk menghasilkan karya.

Sementara itu, Ketua Panitia FLS2N Syamsuddin menuturkan acara tersebut merupakan salah satu acara tahunan Disdik.  Para pemenang dari kota akan dibawa ke Provinsi kemudian pemenang di Provinsi akan dibawa ke Pusat untuk dipertandingkan dalam ajang nasional. “Ini kegiatan berkala, pemenang dari kota nantinya akan diutus ke Provinsi, kemudian pemenang dari Provinsi akan diutus ke pusat,” terangnya.

Dikatakan, festival lomba seni kali ini mengusung tema “Keragaman Budaya” dengan memperlombakan 10 bidang kesenian terdiri dari seni lukis, seni baca Al Qur’an, cipta  cerpen berbahasa Indonesia, storry telling, vocal grup, seni tari, musik tradisional, cipta puisi, cipta lagu dan desain motif batik.  Salah satu perwakilan peserta FLS2N Wakasek Bidang Kesiswaan SMP 17, Muhammad Karim S,Pd menyambut baik kegiatan lomba seni tersebut. Menurutnya, kegiatan seni dapat menjadikan siswa termotivasi untuk mencintai seni. (M3/her)