SELASA , 11 DESEMBER 2018

Film Aib#CyberBully Kampanye Stop Bullying di Kalangan Pelajar

Reporter:

Nhera

Editor:

Lukman

Minggu , 29 Juli 2018 22:15
Film Aib#CyberBully Kampanye Stop Bullying di Kalangan Pelajar

Para pemain film AIB #CyberBully bersama Komisioner KPAI Retno Listyarti saat melaksanakan meet and greet di Trans Studio Mal (TSM) Makassar, Minggu (29/7).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Mengangkat tema bullying, rumah produksi Surya Films dan Anami Films membuat film berjudul AIB #CyberBully. Film ini merupakan kampanye untuk memerangi kasus bullying di internet yang marak terjadi belakangan ini.

Kurang lebih 12 kota di Indonia dan 26 sekolah para pemain AIB#CyberBully bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan kampanye dikalangan pelajar. Khusus Makassar akan mengunjungi SMA 3 Makassar dan SMK 7 Makassar.

Komisioner KPAI Retno Listyarti, mengatakan, KPAI punya misi ingin menghentikan kasus bullying baik verbal maupun sikis para anak pelajar disekolah.

“Para anak remaja saat ini sudah hidup dijaman digital, memalui film mereka lebih bisa menerima pesan dari film tersebut. Kami sangat mengapresiasi penggarapan film ini arena film bisa menjadi media kampanye yang cukup efektif,” ungkapnya, Minggu (29/7).

Sementara, salah satu pemain film AIB#CyberBully Harris Illano mengatakan, film bergenre horor ini memberikan pesan untuk tidak membully teman sendiri. Dia mengaku pernah mengalami kasus bully waktu SMA.

“Film ini sangat bagus, memberikan pesan moral kalau bullying itu punya akibat yang cukup fatal. Stop bullying sekarang juga,” ungkapnya saat ditemui di Trans Studio Mal (TSM) Makassar.

Film tersebut menceritakan tentang teror kepada delapan sahabat. Mereka terjebak dalampermainan yang berujung pada maut. Delapan sahabat itu adalah Angel, Donna, Ciska, Sarah, Antoni, Bondan dan Cupi. Film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada 2 Agustus mendatang.

Dalam kampanyenya, Film AIB #CyberBully serta KPAI turut menggalakkan tagar #JanganDianggapRemeh, #StopBullyingserta #JarimuMembunuh agar semakin banyak masyarakat yang concern untuk menghentikan kasus bullying. (*)


div>